Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama Pendidikan: Dosen Ung Tingkatkan Bahasa Inggris Dan Kesadaran Lingkungan Siswa Pesisir Teluk Tomini

Gorontalo - Implementasi kerja sama pendidikan di kawasan pesisir Teluk Tomini terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perguruan tinggi dan sekolah. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan tujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah menengah pertama di wilayah pesisir, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Muziatun, S.Pd., M.App.Ling., Ph.D. sebagai ketua tim pengabdian, bersama Prof. Dr. Hasanuddin, M.Hum. sebagai anggota. Program tersebut dirancang untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris melalui pembuatan caption teks deskriptif yang berkaitan dengan kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Dalam pelaksanaannya, para siswa diajak mengamati lingkungan pesisir tempat mereka tinggal, mulai dari kondisi pantai, aktivitas masyarakat, hingga berbagai permasalahan lingkungan yang ada. Hasil pengamatan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk caption deskriptif menggunakan bahasa Inggris.

Metode pembelajaran ini tidak hanya melatih kemampuan menulis dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih kontekstual karena materi yang dipelajari berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari siswa di kawasan pesisir Teluk Tomini.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara kreatif dan interaktif dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pendukung. Pendekatan ini memungkinkan siswa belajar bahasa Inggris dengan cara yang lebih menarik sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran tersebut memberikan dampak positif bagi siswa. Mereka mampu menghasilkan caption teks deskriptif yang baik serta relevan dengan isu-isu lingkungan yang mereka temui. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

Melalui kegiatan ini, dosen UNG menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya berfokus pada aspek linguistik semata, tetapi juga dapat menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan. Integrasi antara pendidikan bahasa dan pendidikan lingkungan diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga alam.

Ke depan, tim pengabdian merekomendasikan agar program serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain di kawasan pesisir Teluk Tomini. Selain itu, pemanfaatan teknologi interaktif dalam pembelajaran juga perlu terus dikembangkan agar proses belajar menjadi semakin efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Melalui implementasi kerja sama pendidikan seperti ini, peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa dapat berjalan seiring dengan pembentukan kesadaran lingkungan sejak dini, khususnya bagi generasi muda yang tinggal di wilayah pesisir Teluk Tomini