Ung Perkuat Implementasi Kerja Sama Melalui Pkm Pertanian Berkelanjutan Di Desa Hayahaya
Gorontalo-Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (Faperta UNG) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Hayahaya, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Rabu (7/5/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Agroteknologi Faperta UNG, Dr. Sutrisno Hadi Purnomo, melibatkan sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa dan kecamatan, Ketua dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Hijau, serta mahasiswa Jurusan Agroteknologi yang turut dilibatkan sebagai bagian dari tim pelaksana di lapangan.
PKM tersebut mengusung dua tema utama yang saling terintegrasi, yakni “Green Innovation: Mewujudkan Desa Mandiri Bibit Pisang Cavendish melalui Teknologi Media Tanam Kompos Organik” serta “Kemandirian Pupuk Organik Kohe Ayam untuk Akselerasi Bibit Pisang Cavendish.” Program ini dirancang sebagai upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam pengembangan budidaya pisang cavendish sekaligus pemanfaatan pupuk organik ramah lingkungan.
Pada sesi pemaparan materi, tim Jurusan Agroteknologi memberikan edukasi terkait teknik pembibitan Pisang Cavendish yang unggul dan bernilai ekonomi tinggi. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi interaktif mengenai pengelolaan bibit, media tanam organik, hingga strategi pengembangan usaha pertanian berkelanjutan di tingkat desa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat petani. Kami berharap ilmu dan teknologi yang kami bawa hari ini dapat benar-benar diaplikasikan dan memberi manfaat jangka panjang bagi kemandirian pertanian Desa Hayahaya,” ujar Dr. Sutrisno Hadi Purnomo.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan di area pertanian desa. Mahasiswa Agroteknologi bersama masyarakat mempraktikkan secara langsung teknik pembibitan Pisang Cavendish, mulai dari persiapan media tanam hingga proses penanaman bibit. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran ayam (kohe ayam) sebagai alternatif pupuk mandiri yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Melalui kegiatan PKM ini, Jurusan Agroteknologi Faperta UNG berhasil menghasilkan dua output utama, yakni bibit Pisang Cavendish berkualitas dan pupuk organik berbasis kohe ayam yang siap diaplikasikan oleh KWT Tunas Hijau. Pemerintah Desa Hayahaya dan Kecamatan Limboto Barat turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut dan berharap kolaborasi bersama UNG dapat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian desa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dalam menghadirkan inovasi dan solusi berkelanjutan yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan daerah.

