Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama: Mahasiswa Ung Serap Praktik Pembelajaran Global Di Slovakia

Gorontalo-Semangat implementasi kerja sama internasional terus diwujudkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui partisipasi dalam program Erasmus Plus, Senin (27/04/2026). Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi pendidikan global yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik lintas negara.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut, tiga mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan UNG berkesempatan melakukan observasi pembelajaran di Gymnázium Jána Hollého, salah satu sekolah menengah atas di Slovakia. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran akademik, tetapi juga pengalaman kultural yang memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik pendidikan di tingkat internasional.

Selama kegiatan observasi, mahasiswa mengikuti secara langsung proses pembelajaran Bahasa Inggris di kelas serta mencermati pendekatan pengajaran yang diterapkan oleh guru. Atmosfer pembelajaran yang interaktif dan komunikatif menjadi sorotan utama, di mana siswa terlihat aktif terlibat dalam diskusi, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong keberanian berpendapat dan kemampuan berpikir kritis.

Pola interaksi yang dinamis tersebut memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dalam memahami konsep pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning). Pengalaman ini menjadi referensi penting dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif sesuai dengan tuntutan pendidikan global.

Selain melakukan observasi, mahasiswa UNG juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan siswa-siswi setempat. Dalam sesi yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mereka memperkenalkan Indonesia sekaligus berbagi informasi mengenai budaya, kebiasaan, serta kehidupan sehari-hari di tanah air.

Diskusi lintas budaya berkembang secara menarik, mencakup berbagai topik seperti makanan khas Indonesia, kondisi iklim tropis, hingga perbedaan budaya antara Indonesia dan Slovakia. Rasa ingin tahu siswa terhadap pengalaman mahasiswa dalam beradaptasi di lingkungan baru turut memperkaya dialog internasional yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Melalui implementasi kerja sama ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman baru tentang sistem pembelajaran di luar negeri, tetapi juga memperkuat kompetensi global, terutama dalam aspek komunikasi, adaptasi, dan kolaborasi lintas budaya. Pengalaman tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk menginternalisasi praktik-praktik baik yang diperoleh dan mengadaptasikannya dalam konteks pendidikan di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Fakultas Ilmu Pendidikan UNG dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta mencetak calon pendidik yang berwawasan global, adaptif, dan inovatif. Implementasi kerja sama internasional seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo.