Lewat Mmd 1, Mahasiswa Ners Ung Implementasikan Kerja Sama Dengan Pemdes Dan Masyarakat Tilote
Gorontalo - Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) 1 di Desa Tilote sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan.
Pelaksanaan MMD 1 merupakan salah satu tahapan penting dalam stase keperawatan komunitas. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil pengkajian lapangan yang telah dilakukan sebelumnya, kemudian didiskusikan secara partisipatif untuk menentukan prioritas masalah kesehatan yang perlu segera ditangani.
Kepala Desa Tilote menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, MMD 1 menjadi sarana penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa.
“Kami menyambut baik pelaksanaan MMD 1 ini karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk memahami permasalahan kesehatan sekaligus terlibat langsung dalam mencari solusinya. Kehadiran mahasiswa Profesi Ners sangat membantu karena membawa pendekatan ilmiah serta kepedulian sosial dalam melihat kondisi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, dosen pendamping mahasiswa Profesi Ners menegaskan bahwa MMD 1 merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran profesi yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak.
“MMD 1 tidak hanya melatih mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah kesehatan, tetapi juga bagaimana membangun kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam menentukan prioritas serta solusi yang tepat. Ini menjadi pengalaman penting dalam membentuk kemampuan profesional mahasiswa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program kesehatan masyarakat sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara berbagai pihak.
“Keterlibatan aktif pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama agar intervensi yang dirancang benar-benar sesuai kebutuhan dan berdampak nyata,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Ners UNG tidak hanya menjalankan perannya sebagai peserta didik, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat. Implementasi kerja sama yang terbangun melalui MMD I diharapkan mampu menghasilkan langkah penanganan yang lebih terarah serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Tilote secara berkelanjutan.

