Berita

Blog Image

Dari Kerja Sama Ke Prestasi Nasional: Mahasiswa Ung Presentasikan Hasil Riset Di Hadapan Wamen Diktisaintek

Gorontalo - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui implementasi nyata kerja sama riset yang telah dibangun bersama mitra strategis. Salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Moh. Alwi Hasan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), berkesempatan mempresentasikan hasil risetnya di hadapan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor UNG tersebut menjadi momentum penting dalam menunjukkan luaran konkret dari kolaborasi riset yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Agenda strategis ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, para dekan, serta kepala lembaga di lingkungan UNG.

Riset yang dipaparkan merupakan hasil kolaborasi dalam tim Research Transisi di bawah pendampingan dosen-dosen BK FIP UNG. Penelitian tersebut mengangkat desain layanan konseling digital inklusif berbasis website, sebagai respons terhadap kebutuhan transformasi layanan bimbingan dan konseling di era digital.

Platform yang dikembangkan dirancang adaptif, aksesibel, serta responsif terhadap kebutuhan peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Melalui pendekatan yang ramah pengguna dan inklusif, layanan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan konseling secara daring, terutama bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan konvensional.

Implementasi kerja sama riset ini tidak hanya menghasilkan inovasi berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat integrasi antara penelitian akademik dan kebutuhan nyata di lapangan pendidikan. Presentasi di hadapan Wakil Menteri menjadi bukti bahwa kolaborasi yang terbangun mampu mendorong mahasiswa UNG tampil dan berkontribusi pada level nasional.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen UNG dalam mengakselerasi pengembangan riset mahasiswa yang berdampak, inovatif, dan selaras dengan arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi.