Berita

Blog Image

Ung Implementasikan Kerja Sama Strategis Melalui Penandatanganan Tiga Pks Dengan Yayasan Alkhairaat, Bpdas, Dan Dlhk Provinsi Gorontalo

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring kemitraan strategis melalui implementasi kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Yayasan Alkhairaat, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Provinsi Gorontalo, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026) di Aula Lantai 3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNG.

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., bersama perwakilan dari masing-masing mitra. Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, para ketua jurusan, koordinator program studi, serta kepala laboratorium di lingkungan FMIPA UNG.

Kerja sama yang dijalin merupakan tindak lanjut dari komitmen UNG dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

Menurut Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga pendidikan, instansi pemerintah, maupun organisasi kemasyarakatan.

“Ketiga kerja sama ini merupakan wujud komitmen UNG, khususnya FMIPA, untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah melalui pendekatan akademik dan ilmiah,” ujar Prof. Fitryane.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup berbagai bidang strategis. Kerja sama dengan Yayasan Alkhairaat difokuskan pada pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan sains dan matematika. Sementara itu, kerja sama dengan BPDAS Provinsi Gorontalo diarahkan pada pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terkait pengelolaan daerah aliran sungai, konservasi lingkungan, serta pemanfaatan hasil kajian ilmiah untuk mendukung keberlanjutan ekosistem.

Di sisi lain, kerja sama dengan DLHK Provinsi Gorontalo menitikberatkan pada pengembangan riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta penyediaan data dan kajian ilmiah yang dapat mendukung perumusan kebijakan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Prof. Fitryane menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang akan diwujudkan secara nyata.

“Kami berharap kerja sama ini dapat segera diimplementasikan melalui berbagai kegiatan konkret, seperti penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, pertukaran data dan informasi, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tambahnya.

Melalui implementasi tiga PKS tersebut, UNG semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Sinergi yang terjalin dengan Yayasan Alkhairaat, BPDAS, dan DLHK Provinsi Gorontalo diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi, rekomendasi kebijakan, serta program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas bagi kemajuan Provinsi Gorontalo.