Sinergi Kemitraan, Pengelola Profesi Apoteker Dan Preseptor Wahana Gelar Evaluasi Bersama
Gorontalo- Dalam rangka memperkuat sinergi kemitraan antara institusi pendidikan dan wahana praktik, Pengelola Program Studi Profesi Apoteker menggelar evaluasi bersama para preseptor wahana terkait pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) Puskesmas dan PKPA Apotek bagi mahasiswa Profesi Apoteker Angkatan 1. Kegiatan berlangsung di Aula Farmasi pada Jumat (30/1/2026).
Evaluasi bersama ini menjadi bagian penting dari implementasi kerja sama antara program studi dan fasilitas pelayanan kefarmasian sebagai wahana praktik. Forum tersebut dirancang untuk memastikan pelaksanaan PKPA berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, pengelola program dan preseptor wahana membahas berbagai aspek pelaksanaan PKPA, mulai dari alur kegiatan mahasiswa, sistem supervisi dan penilaian, hingga identifikasi kendala di lapangan serta strategi perbaikan yang dapat diterapkan secara bersama.
Koordinator Program Studi Profesi Apoteker, Dr. Nur Rasdianah, S.Si., M.Si., Apt., menegaskan bahwa evaluasi berkala merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga mutu program sekaligus memperkuat kemitraan dengan wahana praktik.
“Melalui evaluasi ini, kami ingin memastikan adanya keselarasan persepsi dan standar antara institusi pendidikan dan preseptor di lapangan. Sinergi kemitraan menjadi kunci agar PKPA Puskesmas dan PKPA Apotek mampu membentuk kompetensi mahasiswa secara optimal, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan PKPA tidak terlepas dari peran strategis preseptor wahana sebagai mitra utama dalam proses pembelajaran praktik. Preseptor tidak hanya membimbing aspek teknis pelayanan kefarmasian, tetapi juga menanamkan etika profesi, kemampuan komunikasi, dan tanggung jawab sebagai calon apoteker.
Melalui forum evaluasi ini, diharapkan lahir sejumlah rekomendasi konstruktif yang dapat segera ditindaklanjuti, baik dalam penyempurnaan pedoman PKPA, penguatan mekanisme monitoring dan evaluasi, maupun peningkatan pola pembimbingan di wahana praktik. Dengan sinergi kemitraan yang terus diperkuat, program studi dan wahana praktik berkomitmen menghadirkan pengalaman praktik yang bermutu, relevan, dan selaras dengan kebutuhan pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan.

