Dari Ung Untuk Desa: Kkn Tematik Ung Jadi Jembatan Kolaborasi Kampus Dan Masyarakat
Gorontalo - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Kerakyatan melalui pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang menjadi jembatan kolaborasi antara kampus dan masyarakat desa. Melalui program ini, ratusan mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk bersama-sama merancang dan melaksanakan program pembangunan berbasis kebutuhan desa.
Selama 49 hari ke depan, sebanyak 292 mahasiswa akan mengabdikan diri di berbagai wilayah di Provinsi Gorontalo. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi desa.
Pengabdian mahasiswa dalam KKN Tematik kali ini difokuskan pada tiga sektor utama yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat, yaitu kemandirian pangan, kesehatan, serta penguatan ekonomi desa. Ketiga sektor tersebut dipilih sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Mohamad Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom., menegaskan bahwa KKN merupakan instrumen penting dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjadi penggerak kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Jadikan KKN sebagai ruang kolaborasi untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menghadirkan solusi melalui keterampilan serta ilmu pengetahuan yang dimiliki,” pesan Hidayat.
Melalui pelaksanaan KKN Tematik ini, UNG berharap hubungan antara kampus dan masyarakat desa semakin erat, sehingga program pengabdian yang dilakukan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi bagi pembangunan desa yang berkelanjutan di masa mendatang.

