Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama: Kkn-Pk Ung Desa Teratai Edukasi Kehamilan Risiko Tinggi Dan Latih Penggunaan Website Sahabat Bumil

Gorontalo-Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan Edukasi Kehamilan Risiko Tinggi dan Pelatihan Penggunaan Website Sahabat Bumil di Desa Teratai, Kecamatan Tabongo, Rabu ( 22/7/26).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama dan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan ibu hamil sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai media edukasi, pendataan, pemantauan, dan pendampingan ibu hamil di tingkat desa.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Teratai, Rino S. Rauf, S.AP., yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG atas inisiatif dan dedikasi dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga, mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperoleh informasi kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG di Desa Teratai. Edukasi kehamilan risiko tinggi dan pelatihan Website Sahabat Bumil ini sangat penting untuk membantu masyarakat, terutama ibu hamil dan keluarga, agar lebih memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan, deteksi dini risiko, serta pendampingan kesehatan selama masa kehamilan,” ujar Rino S. Rauf.

Selanjutnya, peserta menerima materi edukasi mengenai kehamilan risiko tinggi yang disampaikan oleh Moh. Rusman Nuki. Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai pengertian kehamilan risiko tinggi, faktor-faktor penyebab, serta tanda dan gejala yang perlu diwaspadai. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Materi edukasi turut menekankan pentingnya peran keluarga dan kader kesehatan dalam mendampingi ibu hamil. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu mengenali risiko kehamilan lebih awal sehingga potensi komplikasi pada ibu dan bayi dapat dicegah.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan Website Sahabat Bumil yang dipandu oleh Dr. Suardi, M.Kep. Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi dan manfaat website sebagai media pendukung edukasi, pendataan, pemantauan, serta pendampingan ibu hamil.

Dr. Suardi juga mendemonstrasikan cara mengakses dan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia pada Website Sahabat Bumil, mulai dari pencarian informasi kesehatan, pendataan ibu hamil, hingga pemanfaatan website sebagai sarana komunikasi dan pendampingan antara kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan UNG di Desa Teratai menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap risiko kehamilan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat Desa Teratai, khususnya ibu hamil, keluarga, dan kader kesehatan, agar lebih memahami tanda bahaya kehamilan dan pentingnya deteksi dini. Website Sahabat Bumil diharapkan dapat menjadi media pendampingan yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan membantu pemantauan ibu hamil secara lebih terarah,” ujar Koordinator Desa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Profesi Kesehatan UNG menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di masyarakat. Menurutnya, sinergi antara edukasi kesehatan dan inovasi digital dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis desa.

“Edukasi kehamilan risiko tinggi sangat penting diberikan kepada masyarakat karena deteksi dini dapat membantu mencegah komplikasi pada ibu dan bayi. Dengan adanya Website Sahabat Bumil, kader kesehatan dan masyarakat memiliki media pendukung untuk memperoleh informasi, melakukan pendataan, dan memperkuat pendampingan ibu hamil. Harapannya, program ini dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan di Desa Teratai,” ungkap Dosen Pembimbing Lapangan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Teratai diharapkan semakin memahami pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi serta mampu memanfaatkan Website Sahabat Bumil sebagai media informasi dan pendampingan kesehatan.

Implementasi kerja sama melalui kegiatan KKN Profesi Kesehatan UNG ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, masyarakat, dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dengan penguatan edukasi kesehatan dan pemanfaatan teknologi digital, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya ibu sehat, kehamilan aman, dan bayi yang lahir dengan selamat. Keberlanjutan pemanfaatan Website Sahabat Bumil diharapkan dapat membantu Desa Teratai membangun sistem pendampingan kesehatan ibu hamil yang lebih informatif, terarah, dan berkelanjutan.