Ung Dan Stikes Bakti Nusantara Gorontalo Perkuat Sinergi Melalui Perjanjian Kerja Sama: Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Kesehatan
Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Kedokteran (FK) terus memperkuat jejaring kemitraan strategis dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo dan STIKES Bakti Nusantara Gorontalo yang mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah nyata kedua institusi dalam membangun sinergi yang berkelanjutan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Kegiatan penandatanganan dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Dari pihak FK UNG hadir langsung Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., Penanggung Jawab Laboratorium Computer Based Test (CBT), dr. Dian Pratiwi Iman, M.Kes., serta Kepala Subbagian Umum, Suratin Kama, S.K.M.
Sementara itu, STIKES Bakti Nusantara Gorontalo diwakili oleh Ketua STIKES Bakti Nusantara Gorontalo, Merlin Abd. Rahman, S.K.M., M.Si., CSIPH., bersama jajaran pimpinan dan tim.
Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen FK UNG dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan kesehatan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
"Kolaborasi antarlembaga pendidikan merupakan langkah strategis untuk saling berbagi pengalaman, sumber daya, dan inovasi. Melalui sinergi ini, kita berharap dapat menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan mutu pendidikan kesehatan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.
Melalui PKS tersebut, kedua institusi sepakat mengembangkan kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran tenaga ahli atau profesional, serta pemanfaatan Laboratorium Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai sarana pendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi mahasiswa di bidang kesehatan.
Perjanjian kerja sama ini juga menjadi dasar bagi penyusunan berbagai perjanjian teknis yang akan mengatur implementasi program-program kolaboratif sesuai kebutuhan kedua institusi. PKS tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.
Melalui kemitraan ini, UNG dan STIKES Bakti Nusantara Gorontalo berharap dapat memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan, mengembangkan kompetensi tenaga kesehatan, serta melahirkan berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjadi wujud kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

