Perkuat Kompetensi Calon Guru, Ung Jalankan Implementasi Kerja Sama Lewat Program Ung Mengajar Batch 9 Tahun 2026
Gorontalo - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas calon tenaga pendidik melalui implementasi kerja sama pendidikan dengan berbagai sekolah mitra. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan mahasiswa peserta Program UNG Mengajar Batch 9 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan sesi coaching di Lapangan Indoor UNG, Kamis (5/3/2026).
Program yang diinisiasi oleh Pusat Praktik Kerja Pengalaman Lapangan di bawah naungan LPMPP UNG ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara UNG dan satuan pendidikan di Provinsi Gorontalo. Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran secara langsung di sekolah.
Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa program UNG Mengajar merupakan sarana penting dalam membentuk karakter dan kompetensi calon guru.
Menurutnya, menjadi seorang pendidik tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan integritas, keteladanan, serta kemampuan berinteraksi secara baik dengan lingkungan sekolah.
“Sebagai calon guru, mahasiswa wajib menginternalisasi empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi ini menjadi fondasi penting agar mahasiswa mampu menjadi teladan dan sosok yang menginspirasi bagi siswa di sekolah,” tegas Prof. Elya.
Dalam program ini, mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai sekolah mitra yang tersebar di tiga wilayah strategis di Provinsi Gorontalo, yakni Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., yang secara langsung melepas para mahasiswa peserta program, berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mendukung mahasiswa menyelesaikan studi secara tepat waktu.
Menurutnya, praktik lapangan merupakan tahap penting dalam penyempurnaan kurikulum yang telah ditempuh mahasiswa selama mengikuti proses perkuliahan di kampus.
“Kami berharap melalui program ini UNG dapat melahirkan alumni yang kompeten, profesional, serta mampu menjadi sosok pendidik yang dibutuhkan dan didambakan oleh masyarakat luas,” ujar Prof. Hafidz.
Melalui program UNG Mengajar Batch 9 ini, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan praktik mengajar selama empat bulan di sekolah mitra. Kegiatan tersebut akan mendapatkan pengakuan akademik setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS).

