Lewat Kerja Sama: Prodi Perencanaan Wilayah Dan Kota Ung Jajaki Kolaborasi Dengan Kanwil Atr/Bpn Untuk Dukung Pendataan Lahan
Gorontalo-Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjajaki peluang kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Gorontalo dalam mendukung program pendataan lahan serta penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penjajakan kolaborasi tersebut berlangsung melalui audiensi di Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Gorontalo, Senin (6/7/26).
Audiensi dihadiri Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Gorontalo, Sudarman Harja Saputra, Dekan Fakultas Teknik UNG Prof. Dr. Ir. Sardi Salim, M.Pd., IPU., ASEAN Eng., Ketua Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin, S.Hut., M.Si., serta sejumlah dosen Program Studi PWK. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang sinergi yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, hingga pelibatan praktisi ATR/BPN sebagai dosen tamu.
Salah satu fokus pembahasan dalam audiensi adalah dukungan akademisi terhadap program pendataan lahan dan berbagai program strategis pertanahan yang tengah dijalankan ATR/BPN. Melalui kolaborasi ini, Program Studi PWK UNG diharapkan dapat berkontribusi melalui riset, pendampingan teknis, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan data pertanahan dan perencanaan wilayah.
Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Gorontalo, Sudarman Harja Saputra, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pelaksanaan berbagai program pertanahan di daerah.
"Program praktik lapangan ini sejalan dengan kebutuhan untuk memenuhi mutu pendidikan, yang memberikan praktik langsung dan mengaplikasikan teori," ujarnya.
Menurut Sudarman, ATR/BPN saat ini sedang melaksanakan sejumlah program strategis nasional, di antaranya sertifikasi tiga juta rumah serta sertifikasi rumah ibadah di Provinsi Gorontalo yang mencakup 3.023 lokasi. Program-program tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang pertanahan dan perencanaan wilayah, sehingga mahasiswa dapat dilibatkan melalui program magang maupun kegiatan pendataan setelah memperoleh pembekalan dari ATR/BPN.
"Kami juga membutuhkan SDM yang baik untuk mendukung program-program strategis nasional. Kehadiran mahasiswa melalui program magang maupun kegiatan pendataan lahan tentu menjadi nilai tambah. Sebelum terlibat, mereka akan mendapatkan pelatihan agar mampu bekerja sesuai standar yang ditetapkan," katanya.
Ia menambahkan bahwa kesempatan mengikuti program magang dan berbagai bentuk kolaborasi tidak hanya terbuka bagi mahasiswa Fakultas Teknik, tetapi juga bagi mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota UNG bersama Kanwil ATR/BPN Provinsi Gorontalo berkomitmen membangun sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan penelitian, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi nyata terhadap program pendataan lahan dan pembangunan sektor pertanahan di Provinsi Gorontalo. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan rekomendasi berbasis akademik yang dapat mendukung terwujudnya tata kelola pertanahan dan perencanaan wilayah yang lebih akurat, terpadu, dan berkelanjutan.
Jika diinginkan, saya juga dapat menyesuaikan berita ini agar lebih bergaya rilis Humas UNG, dengan lead yang lebih kuat dan penekanan pada nilai strategis kerja sama antara perguruan tinggi dan ATR/BPN.

