Berita

Blog Image

Pelatihan Preseptor Osce Jadi Wujud Implementasi Kerja Sama Ung Dan Perguruan Tinggi Mitra

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat implementasi kerja sama antarperguruan tinggi melalui pelaksanaan Pelatihan Preseptor OSCE yang digelar di Universitas Negeri Gorontalo, Sabtu (9/5/26).

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Universitas Negeri Gorontalo, Poltekkes Gorontalo, Poltekkes Manado, dan Universitas Muhammadiyah Manado dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kesehatan, khususnya pada penguatan kompetensi pembimbing klinik atau preseptor.

Pelatihan tersebut menjadi ruang strategis bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas dalam mendampingi, membimbing, serta mengevaluasi mahasiswa pada proses pembelajaran klinik berbasis kompetensi. Selain menjadi sarana pengembangan profesional, kegiatan ini juga mempererat sinergi akademik antarperguruan tinggi mitra dalam implementasi program kerja sama di bidang pendidikan kesehatan.

OSCE atau Objective Structured Clinical Examination merupakan metode evaluasi keterampilan klinis yang digunakan untuk menilai kemampuan mahasiswa secara objektif, terstruktur, dan terukur. Oleh karena itu, peran preseptor sangat penting dalam memastikan proses pembelajaran dan penilaian mahasiswa berlangsung sesuai standar mutu pendidikan kesehatan.

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh penguatan materi terkait peran dan fungsi preseptor, standar penilaian keterampilan klinis, penyusunan skenario OSCE, objektivitas evaluasi, hingga strategi pendampingan mahasiswa selama praktik klinik. Kesamaan pemahaman antar-institusi menjadi salah satu fokus utama agar pelaksanaan pendidikan profesi kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan terstandar.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dari implementasi kerja sama yang dibangun bersama perguruan tinggi mitra.

“Pelatihan Preseptor OSCE ini menjadi wujud nyata implementasi kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo, Poltekkes Gorontalo, Poltekkes Manado, dan Universitas Muhammadiyah Manado dalam memperkuat kualitas pendidikan kesehatan. Preseptor memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan keterampilan klinis, etika, komunikasi, dan profesionalitas dalam pelayanan kesehatan,” ujar Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas institusi merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

“FOK UNG mendukung penuh kegiatan ini karena peningkatan kualitas preseptor akan berdampak langsung pada mutu lulusan. Melalui sinergi antarperguruan tinggi, kita ingin memastikan bahwa proses pendidikan klinik berjalan lebih objektif, terstandar, dan berorientasi pada kompetensi. Ini sekaligus mempertegas komitmen UNG dalam membangun jejaring akademik yang produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pelaksanaan Pelatihan Preseptor OSCE ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja sama antarperguruan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran klinik di kawasan Gorontalo dan Sulawesi Utara. Dengan adanya kolaborasi yang berkesinambungan, institusi pendidikan kesehatan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan konsisten mendukung peningkatan mutu akademik melalui implementasi kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan kesehatan.