Berita

Blog Image

Wujud Implementasi Kerja Sama Ung, Manajemen Feb Perkuat Umkm Desa Alale Melalui Literasi Penyusunan Anggaran

Gorontalo- Sebagai wujud implementasi kerja sama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan Pemerintah Bone Bolango, civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) melalui Jurusan Manajemen melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini mengangkat tema “Peningkatan Literasi Penyusunan Anggaran bagi Pelaku UMKM di Desa Alale.”

Program ini menjadi bagian dari komitmen UNG dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi pelaku UMKM untuk memahami pentingnya perencanaan dan pengelolaan anggaran usaha sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.

Melalui pendekatan yang aplikatif, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung penyusunan anggaran sederhana yang disesuaikan dengan kondisi usaha masing-masing. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya pencatatan dan pengelolaan keuangan yang tertib.

Dosen Jurusan Manajemen FEB UNG, Valentina Monoara, S.E., M.M., menjelaskan bahwa materi yang diberikan berfokus pada konsep dasar penyusunan anggaran usaha, mulai dari perencanaan pendapatan, pengelompokan biaya, hingga pengendalian keuangan usaha. Mahasiswa turut berperan aktif mendampingi peserta dalam simulasi pencatatan keuangan dan perencanaan anggaran yang mudah diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

“Metode yang kami gunakan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga simulasi penyusunan anggaran dan pencatatan keuangan usaha,” ungkap Valentina 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM di Desa Alale. Melalui implementasi kerja sama ini, dosen dan mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa, sekaligus mendorong UMKM agar lebih tertib, mandiri, dan berdaya saing dalam menjaga keberlanjutan usahanya.

Program ini menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dapat menghadirkan solusi konkret berbasis keilmuan untuk mendukung penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.