Kolaborasi Mahasiswa Kkn-Pk Ung Tingkatkan Literasi Kesehatan Ibu Hamil Melalui Program Smart Mother
Gorontalo-Kolaborasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil. Semangat tersebut diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui program SMART MOTHER (Strategi Pendampingan Farmasi melalui Skrining Risiko, Edukasi Obat, dan Monitoring Terapi pada Ibu Hamil) yang dilaksanakan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Program SMART MOTHER merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan yang bertujuan meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil melalui pendekatan promotif dan preventif. Melalui sinergi lintas disiplin ilmu, mahasiswa menghadirkan edukasi yang komprehensif mengenai penggunaan obat yang aman selama kehamilan, deteksi dini faktor risiko, serta pentingnya pemantauan terapi demi menjaga kesehatan ibu dan janin.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan skrining kesehatan pada 30 Juli 2026 melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah ibu hamil di Desa Limehe Barat. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan identifikasi kondisi kesehatan, faktor risiko kehamilan, serta kebutuhan edukasi setiap peserta. Pendekatan ini menjadi dasar dalam menyusun materi penyuluhan yang sesuai dengan kondisi nyata di masyarakat.
Hasil skrining kemudian dianalisis secara kolaboratif oleh mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan sehingga materi edukasi yang diberikan lebih tepat sasaran. Pendekatan berbasis data tersebut menjadi wujud kerja sama lintas disiplin dalam menghadirkan solusi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Tahap selanjutnya dilaksanakan pada 1 Agustus 2026 melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang melibatkan mahasiswa Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan. Setiap program studi memberikan materi sesuai bidang keahliannya sehingga peserta memperoleh pemahaman yang menyeluruh mengenai kesehatan selama masa kehamilan.
Mahasiswa Kedokteran memberikan edukasi mengenai kondisi kesehatan yang umum dialami ibu hamil beserta upaya pencegahannya. Mahasiswa Farmasi menyampaikan pentingnya penggunaan obat secara rasional, aman, dan tepat selama kehamilan serta monitoring terapi untuk meminimalkan risiko bagi ibu maupun janin. Sementara itu, mahasiswa Keperawatan memberikan pendampingan mengenai perawatan kehamilan sehari-hari serta langkah-langkah menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Sebagai bagian dari evaluasi, tim pelaksana menerapkan metode pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah kegiatan berlangsung. Evaluasi tersebut bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan peserta sekaligus menilai efektivitas program SMART MOTHER dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil.
Melalui program ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, mampu mengenali tanda dan faktor risiko kehamilan sejak dini, serta memiliki kesadaran untuk rutin memeriksakan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Program SMART MOTHER juga menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu menghadirkan inovasi edukasi kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan tidak hanya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, tetapi juga menjadi implementasi nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG berharap SMART MOTHER dapat terus dikembangkan sebagai model pendampingan berbasis skrining, edukasi, dan monitoring terapi yang mampu meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil, menekan risiko komplikasi kehamilan, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.

