Berita

Blog Image

Melalui Kerja Sama Pendidikan: Ung Kampanyekan Anti 3 Dosa Besar Pendidikan Di Smpn 4 Limboto Barat

Gorontalo-Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama mahasiswa Program UNG Mengajar menggelar sosialisasi “3 Dosa Besar Pendidikan” di Aula SMPN 4 Limboto Barat sebagai bagian dari implementasi kerja sama pendidikan antara perguruan tinggi dan sekolah, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam upaya mengampanyekan pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yakni perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi. Sosialisasi mengusung tema “Langkah Bersama Menuju Sekolah Ramah Anak: Bebas Bullying, Bebas Diskriminasi.”

Program ini merupakan salah satu agenda mahasiswa UNG Mengajar yang tengah melaksanakan pengabdian di SMPN 4 Limboto Barat. Mahasiswa yang terlibat berasal dari empat program studi, yaitu S1 Pendidikan Ekonomi, S1 Pendidikan Seni Rupa, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, dan S1 Bimbingan Konseling, yang secara kolaboratif memberikan edukasi kepada siswa.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Pusat Praktik Kerja Lapangan LPMPP UNG, Dr. Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Pd., bersama Dewi Diana Paramata, S.Pd., M.Pd., Kiki Nurrizki Hunawa, S.E., M.Pd., dan Wandi Patalani, S.Pd. Kegiatan ini juga menghadirkan pihak Polsek Limboto Barat yang memberikan penguatan materi dari perspektif hukum serta pencegahan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 4 Limboto Barat, Rety Usman, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada LPMPP UNG. Melalui kerja sama ini, kami mendapatkan pendampingan yang sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan sangat relevan dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi siswa,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Melalui kerja sama pendidikan ini, LPMPP UNG menegaskan komitmennya dalam mengampanyekan gerakan anti 3 dosa besar pendidikan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendampingi sekolah mitra.

Sinergi antara LPMPP, mahasiswa lintas prodi, pihak sekolah, serta aparat penegak hukum menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, aman, dan berkarakter, serta mencegah terjadinya tiga dosa besar pendidikan sejak dini.