Berita

Blog Image

Wujud Implementasi Kerja Sama Akademik, 49 Mahasiswa Profesi Ners Ung Siap Taklukkan Praktik Klinik

Gorontalo - Sebagai bagian dari implementasi kerja sama akademik antara institusi pendidikan dan lahan praktik, sebanyak 49 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi mengikuti Pembukaan Kepaniteraan Umum (PANUM) Angkatan 24, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan strategis sebelum mahasiswa terjun langsung ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai mitra praktik.

PANUM yang berlangsung selama dua minggu, mulai 23 Februari hingga 9 Maret 2026, dirancang sebagai bentuk pembekalan komprehensif untuk memastikan kesiapan akademik dan profesional mahasiswa. Materi yang diberikan meliputi penguatan kompetensi klinis, pendalaman etika profesi, hingga pemahaman menyeluruh terhadap sistem dan budaya kerja di lahan praktik. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara kampus dan institusi layanan kesehatan dalam menyiapkan calon Ners yang unggul dan adaptif.

Wakil Dekan Bidang Akademik FOK UNG, Dr. Nasrun Pakaya, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan bahwa PANUM merupakan fase transisi penting dari pembelajaran teoritis menuju praktik profesional yang sesungguhnya. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menunjukkan integritas, disiplin, dan kompetensi klinis sebagai representasi UNG di setiap mitra layanan kesehatan.

Senada dengan itu, Ketua Jurusan Keperawatan FOK UNG, Nurdiana Djamaluddin, S.Kep., Ns., M.Kep., menekankan pentingnya keseimbangan antara kecakapan klinis dan kematangan sikap. Ia menyampaikan bahwa implementasi kerja sama ini tidak hanya bertujuan memenuhi capaian akademik, tetapi juga membentuk lulusan yang berempati, komunikatif, serta menjunjung tinggi kode etik profesi keperawatan.

Melalui PANUM Angkatan 24, ke-49 mahasiswa Profesi Ners UNG diharapkan mampu menjalani praktik klinik secara optimal sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Implementasi kerja sama akademik ini menjadi jembatan strategis dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang siap mengabdi kepada masyarakat.