Berita

Blog Image

Wujud Kerja Sama Internasional: Ung Perkuat Internasionalisasi Melalui Kelas Bilingual, 19 Mahasiswa Resmi Lulus

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan berbagai kerja sama internasional melalui penguatan program akademik berstandar global. Salah satu wujud nyata implementasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kelas Bilingual di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang tahun ini berhasil meluluskan 19 mahasiswa, Rabu (29/6/26).

Kelulusan 19 mahasiswa tersebut menjadi capaian penting sekaligus bukti bahwa kerja sama internasional yang dibangun UNG tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi telah diimplementasikan dalam proses pembelajaran yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas lulusan.

Program Kelas Bilingual telah menjadi salah satu program unggulan Jurusan Akuntansi FEB UNG sejak tahun 2023 sebagai bagian dari strategi mendukung internasionalisasi perguruan tinggi. Setiap angkatan dibuka satu kelas khusus yang diisi oleh mahasiswa terbaik melalui proses seleksi berdasarkan prestasi akademik dan kemampuan berbahasa Inggris, sehingga mampu mengikuti proses pembelajaran dengan standar internasional.

Antusiasme mahasiswa terhadap program ini terus menunjukkan perkembangan yang positif. Pada angkatan 2023, Kelas Bilingual diikuti oleh 28 mahasiswa, meningkat menjadi 30 mahasiswa pada angkatan 2024, dan sebanyak 25 mahasiswa pada angkatan 2025. Peningkatan partisipasi tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang mendukung daya saing di tingkat global.

Sebagai implementasi dari kerja sama internasional yang dimiliki UNG, penyelenggaraan Kelas Bilingual juga menghadirkan mahasiswa asing untuk belajar bersama mahasiswa lokal. Kehadiran mahasiswa internasional menciptakan lingkungan akademik yang multikultural sehingga mendorong peningkatan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris, kolaborasi lintas budaya, serta memperluas wawasan global mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung.

Ketua Jurusan Akuntansi FEB UNG, Dr. Tri Handayani Amaliah, S.E., Ak., M.Si., menjelaskan bahwa Kelas Bilingual merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional yang terus dikembangkan untuk mendukung agenda internasionalisasi Universitas Negeri Gorontalo. Selain menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pada sejumlah mata kuliah, program ini juga membuka ruang interaksi akademik dengan mahasiswa internasional sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kompetitif dan berorientasi global.

"Lulusnya 19 mahasiswa Kelas Bilingual menjadi bukti bahwa implementasi kerja sama internasional melalui program akademik telah memberikan hasil yang nyata. Kami berharap para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi di bidang akuntansi, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi di lingkungan internasional. Program ini akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari komitmen Jurusan Akuntansi dalam mendukung internasionalisasi Universitas Negeri Gorontalo," ungkapnya.

Ke depan, Jurusan Akuntansi FEB UNG berkomitmen memperkuat implementasi berbagai kerja sama internasional melalui penyempurnaan kurikulum berstandar global, peningkatan kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri, pengembangan program pertukaran mahasiswa, kuliah tamu internasional, hingga berbagai aktivitas akademik yang mampu meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja global.

Keberhasilan meluluskan 19 mahasiswa dari Kelas Bilingual menjadi bukti bahwa implementasi kerja sama internasional telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo. Melalui program ini, UNG semakin memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang berdaya saing internasional dengan menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkiprah di tingkat global.

Apabila kerja sama internasional tersebut melibatkan universitas mitra tertentu (misalnya universitas di Malaysia, Thailand, Filipina, Jepang, atau negara lainnya), isi berita ini juga dapat diperkuat dengan menyebutkan nama mitra sehingga hubungan antara judul dan implementasi kerja sama menjadi lebih konkret.