Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama: Mahasiswa Ung Asah Kompetensi Konservasi Laut Melalui Magang Di Balai Taman Nasional Bunaken

Gorontalo-Implementasi kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Balai Taman Nasional Bunaken terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia. Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut adalah pelaksanaan program magang bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) UNG di Balai Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, Selasa (14/7/26).

Program magang ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional mahasiswa di bidang konservasi sumber daya pesisir dan laut. Kegiatan tersebut juga menjadi tindak lanjut dari pembekalan dan pelepasan mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan FKTP UNG sebelum menjalankan magang di kawasan konservasi.

Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas pengelolaan kawasan konservasi, mulai dari perlindungan ekosistem pesisir dan laut, pemantauan keanekaragaman hayati, hingga mendukung program pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Bunaken. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami praktik pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.

Balai Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu kawasan konservasi laut terkemuka di Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan menjadi bagian dari Coral Triangle atau Segitiga Karang Dunia. Kawasan ini menjadi laboratorium alam yang ideal bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mengenai konservasi laut, ekologi pesisir, pengelolaan kawasan konservasi, serta tata kelola sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Selain memperkuat kompetensi teknis, program magang juga mendorong mahasiswa mengembangkan berbagai keterampilan profesional, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Interaksi langsung dengan para pengelola kawasan konservasi memberikan pengalaman berharga mengenai praktik terbaik dalam menjaga kelestarian ekosistem laut.

Ketua Jurusan Ilmu Kelautan FKTP UNG berharap implementasi kerja sama melalui program magang ini dapat semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Balai Taman Nasional Bunaken dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya pada bidang kelautan dan konservasi. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di sektor kelautan dan lingkungan.

Melalui pengalaman belajar langsung di Balai Taman Nasional Bunaken, mahasiswa FKTP UNG diharapkan mampu membawa pulang pengetahuan, keterampilan, dan wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut, khususnya di Provinsi Gorontalo. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata implementasi kerja sama UNG dengan mitra strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan kelautan yang berkelanjutan.