Perkuat Kolaborasi Dengan Karang Taruna, Mahasiswa Kkn-Pk Ung Edukasi Warga Terapkan Gaya Hidup Aktif
Gorontalo-Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat kolaborasi dengan Karang Taruna Desa Limehe Barat melalui kegiatan senam pagi bersama masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, pada Minggu (2/8/26).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA itu diikuti oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia. Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian gerakan senam yang dipandu secara interaktif oleh mahasiswa KKN-PK UNG. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadi cerminan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung gerakan hidup sehat yang diinisiasi bersama Karang Taruna.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK UNG dan Karang Taruna Desa Limehe Barat menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup aktif. Karang Taruna berperan aktif dalam mengoordinasikan peserta, memobilisasi masyarakat, serta mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan sehingga edukasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG tidak hanya mengajak masyarakat mengikuti senam pagi, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin. Senam pagi dipilih sebagai media edukasi promotif karena merupakan olahraga yang sederhana, mudah dilakukan, dan dapat diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari.
Mahasiswa menjelaskan bahwa aktivitas fisik secara teratur memiliki manfaat besar dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta membantu mencegah berbagai penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, hingga obesitas. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk membiasakan diri bergerak aktif minimal 30 menit setiap hari sebagai langkah sederhana dalam menjaga kesehatan.
Selain meningkatkan kesehatan fisik, kegiatan senam bersama juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antarwarga. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam mendukung berbagai program kesehatan yang dilaksanakan di tingkat desa.
Bagi mahasiswa KKN-PK UNG, kegiatan ini merupakan implementasi nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif, sehat, dan peduli terhadap upaya pencegahan penyakit.
Ke depan, mahasiswa KKN-PK UNG berharap kolaborasi dengan Karang Taruna, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat melalui program-program kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung penerapan gaya hidup aktif sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan di Desa Limehe Barat.

