Wujud Kolaborasi Akademik, Wadek Ii Feb Ung Dipercaya Sebagai Penguji Eksternal Di Universitas Sam Ratulangi
Gorontalo- Sebagai wujud kerja sama yang terjalin antar UNG dan Unsrat, kini Kiprah akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo (FEB UNG) kembali menunjukkan wujud kolaborasi akademik antar perguruan tinggi di tingkat nasional. Wakil Dekan II FEB UNG sekaligus Dosen Jurusan Manajemen, Dr. Rizan Machmud, S.Kom., M.Si, dipercaya sebagai Penguji Eksternal pada Ujian Promosi Doktor Program Studi Ilmu Manajemen Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (29/01/2026).
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari sinergi kerja sama akademik antara UNG dan Unsrat dalam menjaga mutu serta integritas pendidikan doktoral. Pada kesempatan itu, Dr. Rizan Machmud bertindak sebagai penguji eksternal dalam sidang promosi doktor atas nama Novie Rarung dengan judul disertasi “Pemanfaatan Barang Milik Negara sebagai Aset Publik: Suatu Konsekuensi terhadap Pendapatan atau Beban Negara.” Sidang dilaksanakan di Ruang Pascasarjana Lantai 5 Unsrat dan dihadiri oleh tim promotor serta penguji dari berbagai bidang keilmuan manajemen dan ekonomi publik.
Penunjukan penguji eksternal dari luar institusi merupakan praktik akademik yang mencerminkan komitmen terhadap objektivitas, akuntabilitas, serta standar mutu pendidikan tinggi. Hal ini sekaligus mempertegas pentingnya jejaring kolaboratif antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas riset dan luaran akademik di tingkat doktoral.
Dr. Rizan Machmud dikenal memiliki kepakaran di bidang sistem informasi dan manajemen, dengan fokus riset pada tata kelola aset, transformasi digital, serta manajemen publik. Kepercayaan yang diberikan oleh Unsrat menjadi bukti pengakuan atas kompetensi akademik sekaligus kontribusi FEB UNG dalam memperluas jejaring kerja sama nasional.
Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga mencerminkan komitmen FEB UNG dalam membangun kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ke depan, FEB UNG terus mendorong peningkatan partisipasi dosen dalam berbagai forum ilmiah lintas institusi sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional. Kolaborasi semacam ini diharapkan mampu menghadirkan pertukaran gagasan, peningkatan kualitas riset, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik di Indonesia.

