Fis Ung Realisasikan Kerja Sama Melalui Program Coaching Magang Mandiri Angkatan Pertama
Gorontalo - Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) merealisasikan kerja sama dengan berbagai mitra melalui pelaksanaan Program Coaching Magang Mandiri bagi mahasiswa angkatan pertama Jurusan Ilmu Komunikasi, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis fakultas dalam mengimplementasikan kemitraan yang telah dibangun sekaligus mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi magang.
Dekan FIS UNG, Zuchri Abdussamad, menyampaikan bahwa coaching dan pembekalan merupakan tahapan awal yang telah dirancang jurusan sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman komprehensif terkait mekanisme, target capaian, serta tanggung jawab selama menjalani magang mandiri di instansi mitra.
“Pada prinsipnya, jurusan sudah mendesain kegiatan ini diawali dengan coaching dan pembekalan. Panitia akan memberikan materi-materi yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan magang mandiri, sekaligus memastikan program ini berjalan sesuai dengan komitmen kerja sama yang telah dibangun,” ujar Zuchri.
Ia menegaskan bahwa pembekalan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis pelaksanaan magang, tetapi juga pada pembentukan sikap profesional, penguatan pengetahuan, serta etika mahasiswa saat berinteraksi di lingkungan kerja. Hal ini penting mengingat mahasiswa akan menghadapi dinamika lapangan yang berbeda dengan suasana perkuliahan.
“Mahasiswa akan menginterpretasikan dan mengaplikasikan mata kuliah yang mereka peroleh selama kuliah ke dalam praktik di lapangan. Di situlah implementasi kerja sama diuji, karena mahasiswa membawa nama institusi sekaligus menjalankan program akademik yang terintegrasi,” jelasnya.
Program magang mandiri ini mengintegrasikan beberapa mata kuliah dengan beban antara 10 hingga 20 SKS. Dengan demikian, pelaksanaan magang bukan sekadar aktivitas praktik kerja, melainkan bagian dari implementasi kurikulum berbasis kerja sama yang memberikan pengalaman profesional secara langsung kepada mahasiswa.
Selain itu, hasil kegiatan magang akan didokumentasikan dalam bentuk jurnal atau laporan sebagai bahan evaluasi jurusan dan fakultas. Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan dan keberlanjutan kerja sama dengan para mitra.
Fakultas dan jurusan pun direncanakan akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi magang untuk memantau pelaksanaan kegiatan, mengidentifikasi hambatan, serta memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan kerja sama yang telah disepakati.
Zuchri berharap, melalui program magang mandiri yang berlangsung selama enam bulan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi FIS UNG dapat memperoleh pengalaman berharga sekaligus menunjukkan kualitas dan profesionalisme sebagai representasi institusi.
“Mudah-mudahan kegiatan magang mandiri selama enam bulan ini dapat berjalan sukses di lapangan dan semakin memperkuat implementasi kerja sama yang telah kita bangun,” pungkasnya.

