Implementasi Kerja Sama Kkn-Pk Ung: Mahasiswa Gelar Pesona Phbs Untuk Edukasi Hidup Bersih Dan Sehat Di Desa Pentadio Timur
Gorontalo-Sebagai implementasi kerja sama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui program Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) dengan mitra di tingkat desa dan sekolah, mahasiswa KKN-PK Desa Pentadio Timur melaksanakan kegiatan Pesona PHBS (Pendidikan Sehat Melalui Optimalisasi Nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di SDN 14 Telaga Biru dan SMP Negeri Widya Krama pada 28-29 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan edukasi sejak usia sekolah. Program Pesona PHBS bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kebiasaan siswa dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN-PK Desa Pentadio Timur sekaligus memperkenalkan mahasiswa kepada pihak sekolah dan peserta didik. Selanjutnya, kepala sekolah memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi sebagai wujud dukungan terhadap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa menyampaikan berbagai materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menerapkan pola makan sehat, serta membiasakan perilaku hidup bersih sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik sederhana sehingga mudah dipahami serta dapat diterapkan oleh para siswa.
Koordinator Desa KKN-PK Desa Pentadio Timur menjelaskan bahwa program Pesona PHBS merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama yang diwujudkan melalui kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya pelajar sebagai generasi penerus.
"Melalui kegiatan Pesona PHBS ini, kami ingin menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada siswa sejak dini. Sekolah merupakan tempat yang strategis untuk membentuk perilaku kesehatan karena kebiasaan yang baik sejak kecil akan menjadi dasar bagi kualitas hidup di masa depan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan penerapan PHBS tidak hanya bergantung pada pengetahuan, tetapi juga memerlukan komitmen bersama dari sekolah, keluarga, dan masyarakat.
"Kami berharap edukasi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengajak teman, keluarga, dan lingkungan sekitarnya untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat," tambahnya.
Pihak sekolah turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk implementasi nyata kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo dan sekolah dalam mendukung pendidikan kesehatan.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN-PK UNG. Materi PHBS sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan nyaman," ujar perwakilan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui implementasi kerja sama ini, mahasiswa KKN-PK UNG Desa Pentadio Timur berharap program Pesona PHBS dapat memberikan dampak positif dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan peduli terhadap lingkungan.

