Implementasi Kerja Sama Pengabdian: Mahasiswa Profesi Apoteker Ung Melaksanakan Pkpa Di Aceh Tamiang Pasca Bencana
Gorontalo- Sebagai wujud implementasi kerja sama pengabdian kepada masyarakat, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Program Studi Profesi Apoteker mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Kabupaten Aceh Tamiang, wilayah yang terdampak bencana. Kegiatan ini dimulai pada 8 Februari 2026.
Sebanyak 12 mahasiswa diberangkatkan ke lokasi terdampak dan didampingi langsung oleh Ketua Koordinator Program Studi Profesi Apoteker UNG, Dr. Nur Rasdianah, M.Si., Apt. Kehadiran mahasiswa di Aceh Tamiang bertujuan untuk memberikan dukungan layanan kefarmasian, pengelolaan obat-obatan, serta membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat dalam masa pemulihan pasca-bencana.
Secara keseluruhan, jumlah peserta PKPA periode ini mencapai 40 mahasiswa, yang terdiri atas alumni dan non-alumni UNG, dengan 11 orang di antaranya berasal dari luar UNG. Dari jumlah tersebut, dua kelompok masing-masing beranggotakan 12 mahasiswa ditugaskan ke wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang. Sementara itu, mahasiswa lainnya melaksanakan PKPA di Kota Gorontalo, yang tersebar di enam puskesmas dan tujuh apotek mitra.
Dr. Nur Rasdianah menjelaskan bahwa pelaksanaan PKPA di lokasi terdampak bencana merupakan bagian dari kerja sama nasional yang diinisiasi oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bersama Koordinator Wilayah I Sumatera, dengan UNG berada di bawah Koordinator Wilayah V. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung pemulihan kesehatan masyarakat pasca-bencana.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bagian dari komitmen institusi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kerja sama yang terstruktur. Mahasiswa terlibat langsung dalam penanganan permasalahan kesehatan di lapangan, sehingga memperoleh pengalaman profesional sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya, Minggu (8/2/2026).
Melalui implementasi kerja sama ini, UNG menegaskan peran aktifnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di daerah yang membutuhkan perhatian pasca-bencana. Kegiatan PKPA ini diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi calon apoteker, tetapi juga mempererat jejaring kolaborasi antarinstansi dalam bidang kefarmasian dan kesehatan masyarakat.

