Implementasi Kerja Sama Internasional: Ung Gelar Guest Lecture Bahas Ketidakpastian Ekonomi Global Dan Tantangan Lingkungan
Gorontalo-Dalam rangka implementasi kerja sama internasional, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis global melalui kegiatan Guest Lecture yang menghadirkan narasumber internasional, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Global Economic Uncertainty, Trade Dynamics, and Environmental Challenges” dan dilaksanakan secara hybrid di Aula Prof. Kadir Abdussamad FEB UNG serta melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta secara luring dan 167 peserta secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Prof. Dr. Thinzar Win dari Monywa University of Economics, Myanmar, serta Dr. Kabiru Hannafi Ibrahim dari Federal University, Birnin Kebbi, Nigeria. Pada sesi pertama, Prof. Thinzar Win membawakan topik “Global Economic Uncertainty and Its Impact on Emerging Economies” yang mengulas kondisi ketidakpastian ekonomi global serta dampaknya terhadap negara berkembang. Sementara itu, pada sesi kedua, Dr. Kabiru membahas “Pollution Haven in Trade: Evidence from ECOWAS Member Countries” yang menyoroti hubungan antara perdagangan internasional dan isu lingkungan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari implementasi nyata kerja sama internasional yang telah dijalin oleh UNG dengan berbagai perguruan tinggi mitra di luar negeri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman kepada civitas akademika UNG.
Dalam sambutannya, Dekan FEB UNG menegaskan bahwa topik yang diangkat sangat relevan dengan kondisi global saat ini, khususnya bagi negara berkembang seperti Indonesia. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global dan dinamika perdagangan memiliki keterkaitan erat dengan tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini, sehingga membutuhkan pemahaman lintas disiplin dan perspektif global.
Lebih lanjut, Dr. Raflin menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menambah wawasan akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat implementasi kerja sama internasional melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik. Ia berharap mahasiswa mampu memahami keterkaitan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi isu-isu ekonomi kontemporer di tingkat global.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat lebih aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari narasumber internasional sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan akademik,” tambahnya.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis UNG dalam memperkuat jejaring akademik internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan program akademik kolaboratif di masa depan.
Dengan terselenggaranya kegiatan Guest Lecture ini, Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan global serta aktif dalam mengimplementasikan kerja sama internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat, inspirasi, serta memperkaya wawasan mahasiswa dalam memahami dinamika ekonomi dunia yang semakin kompleks serta tantangan lingkungan yang terus berkembang.

