Berita

Blog Image

Ung Mengajar Batch 9 Wujudkan Kerja Sama Peduli Lingkungan, Mahasiswa Hadirkan Program “Bak Sampah Terpilah”

Gorontalo-Komitmen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam memperkuat kerja sama dengan sekolah mitra melalui Program UNG Mengajar Batch 9 kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program “Bak Sampah Terpilah” di SMA Negeri 1 Tibawa. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi kolaborasi antara UNG dan sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Program tersebut dilaksanakan oleh 15 mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) UNG yang tergabung dalam UNG Mengajar Batch 9. Salah satu mahasiswa yang berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Nur Islah Angio, di bawah bimbingan dosen pembimbing Sri Rumiyatingsih Luwiti, S.Pd., M.Pd.

Pelaksanaan program diawali dengan observasi kondisi lingkungan sekolah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Tibawa telah memiliki enam bak sampah permanen, namun pemanfaatannya belum optimal karena sampah organik dan anorganik masih tercampur. Selain itu, sebagian sampah telah bercampur dengan tanah akibat penumpukan abu hasil pembakaran, sementara kondisi bak sampah tampak kusam dan dipenuhi coretan sehingga mengurangi estetika lingkungan sekolah.

Berangkat dari hasil identifikasi tersebut, mahasiswa bersama pihak sekolah menyepakati revitalisasi bak sampah sebagai salah satu program prioritas dalam UNG Mengajar Batch 9. Kegiatan diawali dengan membersihkan seluruh bak sampah secara bertahap. Sampah yang telah bercampur dengan tanah dipindahkan ke area belakang sekolah agar dapat terurai secara alami. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong di sela-sela aktivitas pembelajaran selama beberapa minggu.

Tahap berikutnya adalah pengecatan ulang bak sampah menggunakan dua warna berbeda sebagai identitas jenis sampah. Warna hijau digunakan sebagai penanda sampah organik, sedangkan warna merah diperuntukkan bagi sampah anorganik. Setiap bak sampah juga dilengkapi label yang jelas agar memudahkan seluruh warga sekolah membiasakan diri memilah sampah sesuai kategorinya.

Keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi antara mahasiswa UNG Mengajar Batch 9 dengan pihak SMA Negeri 1 Tibawa. Seluruh kegiatan berada di bawah koordinasi Koordinator Sekolah, Vebriyanti Ibrahim, serta mendapat dukungan penuh dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMA Negeri 1 Tibawa, Berty Rampengan, S.Pd., yang memberikan bantuan berupa cat sebagai bahan utama revitalisasi bak sampah.

Dosen pembimbing, Sri Rumiyatingsih Luwiti, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa dan sekolah dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pendidikan.

“Program seperti ini merupakan bentuk nyata implementasi kerja sama UNG dengan sekolah melalui UNG Mengajar. Selain memperbaiki fasilitas sekolah, mahasiswa juga berperan sebagai agen perubahan yang mengedukasi warga sekolah untuk membangun budaya hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Islah Angio mengungkapkan bahwa program tersebut menjadi pengalaman berharga selama mengikuti UNG Mengajar Batch 9. Menurutnya, pengabdian mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sekolah mitra.

Koordinator Sekolah UNG Mengajar Batch 9, Vebriyanti Ibrahim, berharap Program “Bak Sampah Terpilah” dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan positif yang terus dilestarikan oleh seluruh warga sekolah.

“Melalui program ini kami ingin menghadirkan perubahan sederhana yang berdampak jangka panjang. Harapannya, budaya memilah sampah menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ungkapnya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari pihak SMA Negeri 1 Tibawa. Para guru mengapresiasi kontribusi mahasiswa UNG yang berhasil menghadirkan perubahan nyata terhadap kondisi lingkungan sekolah. Setelah revitalisasi selesai, bak sampah mulai dimanfaatkan sesuai fungsinya sehingga proses pemilahan sampah menjadi lebih tertib dan efektif.

Melalui Program “Bak Sampah Terpilah”, UNG Mengajar Batch 9 menunjukkan bahwa kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo dan SMA Negeri 1 Tibawa tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai program penguatan karakter dan kepedulian lingkungan.

Kolaborasi yang terjalin menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mampu menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar dalam membangun budaya peduli lingkungan. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.