Fktp Ung Perluas Kerja Sama Industri Melalui Penandatanganan Implementation Agreement Dengan Pt Dwimitra Mandiri Sampurno
Gorontalo – Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (FKTP-UNG) resmi memperluas kerja sama industri melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan PT Dwimitra Mandiri Sampurno. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha di sektor kemaritiman.
Penandatanganan IA dilakukan oleh Dekan FKTP-UNG, Prof. Dr. Ir. Yuniarti Koniyo, M.P., bersama Sales and Marketing Specialist PT Dwimitra Mandiri Sampurno, Muh Saldyansyah Pratama Putra. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, kepala laboratorium, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan FKTP-UNG (30/01/26)
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua pihak sepakat mengembangkan program magang industri, pelatihan berbasis kebutuhan pasar, penguatan fasilitas laboratorium, serta riset aplikatif yang relevan dengan pengembangan sektor kemaritiman dan bioproduk laut.
Dalam sambutannya, Prof. Yuniarti menegaskan bahwa perluasan kerja sama industri merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu akademik dan daya saing lulusan. “Kemitraan ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia industri, sehingga proses pembelajaran, penelitian, dan inovasi dapat selaras dengan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PT Dwimitra Mandiri Sampurno menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen melalui kolaborasi berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup kontribusi dalam penguatan laboratorium, transfer pengetahuan berbasis praktik industri, serta peluang peningkatan kompetensi mahasiswa agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Melalui Implementation Agreement ini, FKTP-UNG diharapkan semakin memperkuat tata kelola kerja sama industri yang terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata bagi pengembangan ekonomi biru dan pembangunan daerah.

