Berita

Blog Image

Kolaborasi Kkn-Pk Ung Dan Puskesmas Tibawa, Warga Desa Tolotio Dapatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis

Gorontalo-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berkolaborasi dengan Puskesmas Tibawa menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Tolotio, Kabupaten Gorontalo, Kamis (20/8/26).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA di Dusun 2 Sakulati, Desa Tolotio, tersebut merupakan bagian dari program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa KKN-PK UNG selama menjalankan pengabdian di desa.

Kolaborasi bersama Puskesmas Tibawa menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendorong kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Kegiatan ini juga diarahkan sebagai langkah awal dalam mengenali kondisi kesehatan dan mendeteksi faktor risiko penyakit, khususnya penyakit tidak menular.

Koordinator Desa KKN-PK UNG menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui dan menjaga kondisi kesehatan secara rutin, melalui pemeriksaan indeks massa tubuh, tekanan darah, hingga kadar gula darah,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut mendapat apresiasi dari pihak Puskesmas Tibawa. Ketua Tata Usaha Puskesmas Tibawa menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan sederhana memiliki peran penting dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular di tengah masyarakat.

Menurutnya, masyarakat diharapkan tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika mengalami keluhan, tetapi juga menjadikan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian dari upaya menjaga dan memantau kondisi kesehatan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan hasil pemeriksaan hari ini sebagai bahan evaluasi kondisi kesehatan masing-masing dan lebih rutin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran dan pendataan peserta. Selanjutnya, masyarakat diarahkan mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim secara bertahap.

Pemeriksaan meliputi pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran berat dan tinggi badan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk membantu mengetahui status berat badan peserta sebagai salah satu indikator kondisi kesehatan.

Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui kondisi tekanan darah sekaligus membantu mengidentifikasi faktor risiko hipertensi maupun tekanan darah rendah.

Pemeriksaan dilanjutkan dengan pengukuran kadar gula darah sebagai bagian dari skrining awal terhadap gangguan kadar gula darah dan risiko penyakit metabolik.

Tidak hanya pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi kesehatan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Edukasi tersebut mencakup penerapan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara teratur, menjaga berat badan, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Warga mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi serta memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan mereka.

Bagi mahasiswa KKN-PK UNG, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan kesehatan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Tibawa, mahasiswa KKN-PK UNG berharap kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Tolotio sekaligus memperkuat kesadaran warga mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini.

Pemeriksaan sederhana seperti IMT, tekanan darah, dan kadar gula darah diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih mengenali kondisi kesehatan, melakukan upaya pencegahan, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara rutin.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian pesan kesehatan dan dokumentasi bersama yang melibatkan mahasiswa KKN-PK UNG, Puskesmas Tibawa, Pemerintah Desa Tolotio, serta masyarakat peserta kegiatan.