Implementasi Kerja Sama: Luaran Pengabdian Dosen Sistem Informasi Ung Jadi Pilot Project Sistem Desa Terintegrasi Di Seluruh Bone Bolango
Gorontalo-Implementasi kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali menunjukkan hasil nyata melalui pemanfaatan luaran pengabdian masyarakat dosen Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Informatika, Fakultas Teknik. Sistem digital terintegrasi yang menggabungkan Sistem Informasi Desa (SID), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk dikembangkan sebagai pilot project sistem desa terintegrasi di seluruh desa.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Pemaparan Sistem Terintegrasi Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa BIMA 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026, di Desa Tanggilingo, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan judul “Pemanfaatan Teknologi Digital sebagai Media Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Keluarga Produktif di Desa Tanggilingo.”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Dr. Iwan Mustapa, S.E., M.Si., M.A., Camat Kabila Bone Toyo Utomo Monoarfa, S.IP., Kepala Desa Tanggilingo Muhamad S. Badu, S.AP., N.LP., serta Kepala LPPM Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Lanto Ningrayati Amali, S.Kom., M.Kom., Ph.D. Tim pelaksana pengabdian dipimpin oleh Rampi Yusuf, S.Kom., M.T., bersama Rahmat Taufik R.L. Bau, M.Kom., dan Sitti Rahmatia Bau, S.Kep., M.KM.
Dalam pemaparannya, tim menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan merupakan platform digital terpadu yang mengintegrasikan tiga aspek strategis pembangunan desa. Komponen pertama berupa Sistem Informasi Desa (SID) untuk mendukung pelayanan administrasi dan tata kelola pemerintahan desa secara digital. Komponen kedua adalah modul Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai media edukasi sekaligus pemantauan implementasi PHBS pada keluarga produktif. Adapun komponen ketiga berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui pengelolaan data usaha, promosi produk, serta pendampingan berbasis teknologi informasi.
Melalui integrasi tersebut, pemerintah desa memiliki satu platform yang mampu mendukung pelayanan administrasi, pengelolaan data pembangunan, pemantauan program kesehatan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi lokal. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus mendukung pengambilan kebijakan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data.
Usai menyaksikan demonstrasi sistem, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Dr. Iwan Mustapa, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihasilkan dosen Fakultas Teknik UNG. Menurutnya, sistem tersebut memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara lebih luas sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan desa di Kabupaten Bone Bolango.
"Sistemnya sangat bagus, bisa dijadikan sebagai pilot project untuk semua desa di Bone Bolango," ujar Dr. Iwan Mustapa.
Pernyataan tersebut menjadi tonggak penting dalam implementasi kerja sama antara UNG dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Dukungan pemerintah daerah terhadap penerapan sistem secara bertahap di seluruh desa menunjukkan kepercayaan terhadap inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
Ketua tim pengabdian, Rampi Yusuf, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa sistem dirancang sebagai satu ekosistem digital yang mengintegrasikan berbagai layanan desa sehingga tidak lagi berjalan secara terpisah.
"Integrasi SID, PHBS, dan UMKM kami rancang agar pemerintah desa memiliki pusat data yang komprehensif. Dengan satu platform, desa dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, memperkuat edukasi kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM," jelasnya.
Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Lanto Ningrayati Amali, menegaskan bahwa implementasi luaran pengabdian masyarakat hingga diadopsi oleh pemerintah daerah merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis inovasi.
Menurutnya, keberhasilan sistem ini menjadi pilot project di Kabupaten Bone Bolango menunjukkan bahwa hasil riset dan pengabdian dosen tidak berhenti sebagai luaran akademik, tetapi mampu menjawab kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat melalui solusi digital yang aplikatif dan berkelanjutan.
Implementasi kerja sama ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Universitas Negeri Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk mendorong percepatan transformasi digital desa. Ke depan, sistem desa terintegrasi tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan tata kelola pemerintahan desa yang modern, sehat, produktif, dan berbasis data, sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

