Berita

Blog Image

Kolaborasi Kkn-Pk Ung, Posyandu, Dan Puskesmas Tibawa Perkuat Pemantauan Kesehatan Masyarakat Desa Datahu

Gorontalo-Upaya memperkuat pemantauan dan pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor di tingkat desa. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Posyandu dan Puskesmas Tibawa melaksanakan kegiatan Posyandu di Aula Kantor Desa Datahu, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 masyarakat Desa Datahu tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan akses sekaligus kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pelayanan Posyandu mencakup berbagai kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, hingga lanjut usia (lansia).

Kolaborasi tersebut melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Tibawa, kader Posyandu, Pemerintah Desa Datahu, Tim Penggerak PKK, serta mahasiswa KKN-PK UNG. Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi bentuk kerja sama dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus memperkuat pemantauan kondisi kesehatan warga secara berkelanjutan.

Penggerak Ibu PKK Desa Datahu, Rohani Mopili, S.Tr.Keb., dalam sambutannya menekankan pentingnya Posyandu sebagai sarana pelayanan dan pemantauan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Ia mengajak masyarakat, terutama ibu hamil serta ibu yang memiliki bayi dan balita, untuk rutin memanfaatkan pelayanan Posyandu sehingga kondisi kesehatan dapat dipantau secara berkala dan berbagai masalah kesehatan dapat diketahui sejak dini.

“Posyandu merupakan kegiatan yang sangat penting untuk membantu kita memantau kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Karena itu, saya mengajak ibu-ibu yang memiliki bayi, balita, maupun ibu hamil untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu agar kondisi kesehatan dapat terus dipantau dan apabila ada masalah dapat diketahui lebih awal,” ujar Rohani.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kader Posyandu, tenaga kesehatan Puskesmas Tibawa, pemerintah desa, serta mahasiswa KKN-PK UNG yang telah terlibat dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Datahu.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Datahu, Saiful Hemu. Ia mengatakan Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Posyandu perlu terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama ibu hamil, ibu yang memiliki bayi dan balita, untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu. Pemerintah Desa Datahu akan terus mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Saiful.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses pendaftaran dan pendataan peserta berdasarkan kelompok sasaran. Selanjutnya, masyarakat memperoleh pelayanan serta pemantauan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pada kelompok ibu hamil, pelayanan diarahkan pada pemantauan kondisi kesehatan selama masa kehamilan. Sementara bagi bayi dan balita, dilakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan anak.

Pelayanan juga diberikan kepada kelompok remaja dan lansia sebagai bagian dari pemantauan kesehatan serta deteksi dini terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat. Selain pemeriksaan, kegiatan Posyandu menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan secara rutin.

Dalam kegiatan tersebut, kader Posyandu berperan aktif membantu proses pelayanan dan pendataan peserta sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia di tingkat desa. Sementara tenaga kesehatan Puskesmas Tibawa memberikan dukungan dalam pelaksanaan pelayanan dan pemantauan kesehatan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa KKN-PK UNG turut memperkuat pelaksanaan kegiatan melalui dukungan terhadap proses pelayanan serta interaksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk kolaborasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan menunjukkan bahwa Posyandu masih menjadi salah satu sarana penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui keterlibatan berbagai pihak, pemantauan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.

Kolaborasi KKN-PK UNG, Posyandu, Puskesmas Tibawa, pemerintah desa, PKK, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong masyarakat Desa Datahu semakin aktif memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan serta membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.