Kerja Sama Pendidikan Jadi Fondasi: Ung Dorong Mahasiswa Plp 1 Menjadi Guru Adaptif Di Era Modern
Gorontalo - Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan pembekalan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 sebagai bagian dari implementasi kerja sama pendidikan dengan berbagai sekolah mitra. Kegiatan yang berlangsung di Aula FSB, Rabu (09/04/26) .
Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Ulfa Zakaria, M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa PLP 1 memiliki peran strategis sebagai fondasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Ia menjelaskan bahwa, berbeda dengan PLP 2 yang berorientasi pada praktik mengajar,
“Observasi dalam konteks PLP 1 bukan sekadar aktivitas melihat, tetapi merupakan proses ilmiah yang melibatkan kepekaan, analisis, dan refleksi. Mahasiswa diharapkan mampu membaca realitas kelas secara kritis sekaligus humanis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kerja sama pendidikan antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi fondasi penting dalam mencetak guru yang adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui pengalaman awal di sekolah, mahasiswa diharapkan mampu memahami karakteristik siswa, strategi pengajaran guru, serta budaya sekolah sebagai ekosistem pendidikan yang dinamis.
Materi inti disampaikan oleh Dr. Sitti Rachmi Masie, M.Pd., yang menguraikan secara komprehensif panduan observasi PLP 1. Panduan tersebut mencakup teknik pengumpulan data kualitatif di kelas, analisis interaksi pembelajaran, hingga penyusunan refleksi kritis sebagai bentuk evaluasi diri mahasiswa selama mengikuti kegiatan di sekolah mitra.
Salah satu peserta, Marlona, menyampaikan bahwa pembekalan ini memberikan kejelasan konseptual sekaligus meningkatkan kepercayaan diri sebelum memasuki lingkungan sekolah. “Kami tidak hanya dibekali secara teknis, tetapi juga diarahkan untuk berpikir kritis dan reflektif dalam melihat proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Melalui implementasi kerja sama pendidikan yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menghasilkan calon pendidik yang adaptif, berkarakter, serta memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan tuntutan pembelajaran di era modern.

