Kolaborasi Internasional Berbuah Publikasi: Dosen Ung Kaji Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini Di Slovakia
Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi di kancah akademik internasional melalui publikasi ilmiah bereputasi yang dihasilkan oleh dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Dr. Pupung Puspa Ardini, M.Pd., berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada International Journal of Child Care and Education Policy edisi tahun 2026, sebagai hasil kolaborasi riset bersama akademisi dari Slovakia.
Artikel yang berjudul “The Policy of the Profession in Early Care and Preschool Education: Historical Dynamics on the Example of Slovakia” merupakan buah dari kerja sama penelitian antara Dr. Pupung dengan Branislav Pupala dan Dana Masaryková dari Trnava University in Trnava, Slovakia. Kolaborasi ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi kerja sama akademik internasional yang tidak hanya memperluas jejaring riset, tetapi juga menghasilkan kontribusi ilmiah yang berdampak bagi pengembangan keilmuan pendidikan anak usia dini.
Penelitian tersebut mengkaji dinamika historis kebijakan profesi dalam pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di Slovakia. Kajian ini menelusuri perkembangan kebijakan sejak masa Kekaisaran Austro-Hungaria, berlanjut pada era sosialisme, hingga periode demokrasi modern yang membentuk sistem pendidikan anak usia dini di negara tersebut saat ini.
Melalui penelitian ini, para penulis mengungkap bagaimana sistem pendidikan anak usia dini di Slovakia mengalami transformasi yang signifikan. Jika pada masa awal layanan anak usia dini lebih berfokus pada aspek kesehatan dan pengasuhan, perkembangan kebijakan menunjukkan pergeseran menuju pendekatan yang lebih menitikberatkan pada pendidikan yang komprehensif dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Selain itu, studi ini juga menyoroti perubahan peran tenaga profesional yang terlibat dalam layanan pendidikan anak usia dini, termasuk guru taman kanak-kanak dan tenaga pengasuh. Berbagai tantangan kebijakan yang muncul dalam upaya mengintegrasikan fungsi pendidikan dan pengasuhan menjadi bagian penting dari pembahasan penelitian tersebut.
Tidak hanya memberikan gambaran tentang kondisi di Slovakia, artikel ini juga menempatkan pengalaman negara tersebut dalam konteks yang lebih luas, yakni perkembangan kebijakan pendidikan anak usia dini di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Hasil kajian menegaskan pentingnya sistem layanan yang terintegrasi, inklusif, serta didukung sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial guna menjamin tumbuh kembang anak secara optimal.
Rektor UNG, Eduart Wolok, menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, publikasi internasional yang dihasilkan melalui kolaborasi lintas negara menjadi bukti bahwa akademisi UNG mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan pada tingkat global.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kerja sama internasional yang dibangun UNG mampu menghasilkan luaran akademik yang berkualitas dan diakui secara internasional. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam mendorong budaya riset, publikasi ilmiah bereputasi, serta kolaborasi akademik global,” ujarnya
Prestasi yang diraih Dr. Pupung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UNG untuk terus mengembangkan penelitian kolaboratif dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

