Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama: Polda Gorontalo Edukasi Mahasiswa Cegah Intoleransi Dan Terorisme Di Lingkungan Kampus

Gorontalo-Implementasi kerja sama antara perguruan tinggi dan Kepolisian Daerah Gorontalo terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukatif di lingkungan kampus, Rabu (29/04/2026). Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan edukasi pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang menghadirkan narasumber dari Polda Gorontalo, Brigpol Rian Reynaldi Dama, S.Kom., M.H.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga persatuan serta nilai-nilai kebangsaan di lingkungan akademik. Edukasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian dan institusi pendidikan dalam menciptakan kampus yang aman dan kondusif.

Dalam pemaparannya, Brigpol Rian Reynaldi Dama menjelaskan bahwa radikalisme kerap berkembang dari pemahaman yang sempit serta penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, khususnya melalui media digital. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan kemampuan literasi yang baik agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang menyimpang.

Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peran strategis dalam mencegah berkembangnya paham intoleran dan radikal. Hal ini dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada tindakan intoleransi dan kekerasan.

Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mengenali ciri-ciri konten yang berpotensi mengarah pada radikalisme dan terorisme. Kegiatan ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif, di mana mahasiswa активно menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait fenomena sosial yang berkembang saat ini.

Melalui implementasi kerja sama ini, diharapkan sivitas akademika semakin memiliki kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan bangsa.