Dari Kerja Sama Menuju Aksi Nyata: Ung Mengajar Sukses Dilaksanakan Di Mtss Sabrun Jamil Botupingge
Gorontalo-Implementasi kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan MTsS Sabrun Jamil Botupingge kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program UNG Mengajar Batch 9 yang berlangsung dengan sukses. Sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan, Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) UNG secara resmi melaksanakan penarikan mahasiswa peserta program pada Kamis (16/7/2026).
Program UNG Mengajar merupakan salah satu bentuk implementasi nyata kerja sama UNG dengan sekolah mitra dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktik mengajar secara langsung sekaligus mengaktualisasikan pengabdian kepada masyarakat melalui kontribusi di lingkungan sekolah.
Kegiatan penarikan dihadiri oleh perwakilan LPMPP UNG, yakni Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum, Dr. Moh. Sarifudin S. Auna, M.Si., bersama Tenaga Kependidikan Wandi Patalani, S.Pd. Kehadiran tim LPMPP disambut oleh Kepala MTsS Sabrun Jamil Botupingge, Dra. Zamrawati Jusuf, M.Pd., beserta jajaran guru.
Dalam sambutannya, Kepala MTsS Sabrun Jamil Botupingge menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan mahasiswa UNG selama menjalankan tugas di sekolah.
"Mahasiswa/i UNG bukan hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga membawa warna baru yang memberikan semangat kepada siswa/i kami di MTsS Sabrun Jamil Botupingge," ungkapnya.
Keberhasilan pelaksanaan UNG Mengajar Batch 9 menjadi bukti bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah mampu menghadirkan dampak positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Selain mendukung proses belajar mengajar, mahasiswa juga terlibat dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang memberikan nilai tambah bagi sekolah.
Melalui LPMPP, Universitas Negeri Gorontalo berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan berbagai satuan pendidikan sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sekolah mitra dan dunia pendidikan secara berkelanjutan.

