Prodi Pwk Ung Perkuat Sinergi Dengan Bapperida Kota Gorontalo Melalui Program Magang Dan Kolaborasi Riset
Gorontalo-Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat sinergi dengan Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Gorontalo melalui pengembangan program magang mahasiswa dan kolaborasi riset. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kelembagaan ke Kantor Bapperida Kota Gorontalo pada Jumat (31/7/26).
Kunjungan yang diikuti seluruh dosen Program Studi PWK UNG ini diterima langsung oleh Kepala Bapperida Kota Gorontalo, Dr. Heru Zulkifli Thalib, S.P., M.T.P., bersama para kepala bidang dan jajaran staf. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta perencanaan pembangunan wilayah dan kota yang berbasis data dan kebutuhan daerah.
Ketua Program Studi PWK UNG menjelaskan bahwa sinergi dengan Bapperida tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan program magang mahasiswa, tetapi juga sebagai langkah membangun kolaborasi riset yang mampu menghasilkan rekomendasi ilmiah bagi pembangunan Kota Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan. Agenda pertama adalah pengantaran mahasiswa Program Studi PWK UNG yang akan melaksanakan program magang di Bapperida Kota Gorontalo. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman praktis mengenai proses perencanaan pembangunan daerah, penyusunan kebijakan, pengelolaan data kewilayahan, hingga koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan pembangunan.
Agenda kedua berupa pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) terhadap proposal skripsi mahasiswa yang berjudul "Evaluasi Kesesuaian Kawasan Perdagangan dan Jasa Menggunakan Spatial Multi-Criteria Evaluation (SMCE) di Kota Gorontalo." Diskusi tersebut melibatkan dosen, mahasiswa, dan jajaran Bapperida untuk memberikan masukan terhadap substansi penelitian, metode yang digunakan, kebutuhan data, indikator analisis, serta relevansi penelitian dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Sementara itu, agenda ketiga adalah penyerahan hasil penelitian mahasiswa berjudul "Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Berdasarkan RTRW Kota Gorontalo Tahun 2019–2039." Penelitian tersebut mengkaji tingkat kesesuaian antara penggunaan lahan aktual dengan arahan pola ruang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Gorontalo.
Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi sekaligus bahan rekomendasi bagi Pemerintah Kota Gorontalo dalam mengevaluasi pemanfaatan ruang, mengendalikan penggunaan lahan, serta merumuskan kebijakan pembangunan wilayah yang lebih terarah, adaptif, dan berkelanjutan.
Kepala Bapperida Kota Gorontalo, Dr. Heru Zulkifli Thalib, S.P., M.T.P., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Program Studi PWK UNG dalam membangun kemitraan yang lebih erat dengan pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan kajian ilmiah yang dapat mendukung proses perencanaan pembangunan berbasis data dan bukti.
"Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat memperkuat hubungan antara Bapperida dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Hasil penelitian dosen maupun mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga dapat memberikan rekomendasi yang relevan dan dapat diterapkan dalam mendukung perencanaan pembangunan Kota Gorontalo," ungkapnya.
Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa Bapperida Kota Gorontalo siap menindaklanjuti sinergi tersebut melalui penyusunan program kolaborasi riset bersama dosen dan mahasiswa PWK UNG. Kolaborasi tersebut akan difokuskan pada berbagai isu strategis yang menjadi kebutuhan pembangunan daerah.
"Kegiatan ini akan kami tindak lanjuti dengan membangun program kolaborasi riset antara Bapperida, dosen, dan mahasiswa. Tema-tema penelitian nantinya dapat disusun berdasarkan kebutuhan daerah sehingga hasilnya benar-benar memberikan dampak nyata dan dapat digunakan sebagai bahan dalam proses pengambilan kebijakan," tambahnya.
Kolaborasi riset yang akan dikembangkan mencakup berbagai isu strategis, seperti evaluasi tata ruang, pengendalian pemanfaatan lahan, pengembangan kawasan perdagangan dan jasa, penyediaan infrastruktur perkotaan, penataan kawasan permukiman, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan basis data spasial sebagai pendukung perencanaan pembangunan.
Bagi Program Studi PWK UNG, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi melalui pembelajaran yang lebih kontekstual, penelitian yang responsif terhadap kebutuhan daerah, serta pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah.
Melalui penguatan sinergi dengan Bapperida Kota Gorontalo, Program Studi PWK UNG berharap program magang mahasiswa, kolaborasi riset, diskusi ilmiah, pertukaran data, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Kemitraan ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya pembangunan Kota Gorontalo yang lebih terencana, berkelanjutan, dan berbasis kajian akademik, sekaligus memperkuat implementasi semangat Kampus Berdampak yang diusung Universitas Negeri Gorontalo.

