Wujud Kerja Sama Ung Dan Pemda Gorontalo: Mahasiswa Ners Terjun Langsung Identifikasi Masalah Kesehatan Warga
Gorontalo - Sebagai wujud implementasi kerja sama antara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo, mahasiswa Profesi Ners Angkatan 23 Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) melaksanakan kegiatan pengkajian kesehatan masyarakat di Dusun 3, Desa Iloditea, Kecamatan Tilango, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Stase Keperawatan Komunitas dan Keluarga (KKG) yang bertujuan mengidentifikasi kondisi kesehatan masyarakat secara langsung di lingkungan tempat tinggal mereka. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa turun langsung ke masyarakat untuk melakukan pengkajian kesehatan keluarga sebagai langkah awal dalam memetakan berbagai permasalahan kesehatan di tingkat rumah tangga.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan kunjungan rumah ke warga dengan melakukan wawancara, observasi lingkungan, serta pengumpulan data terkait kondisi kesehatan keluarga. Data yang diperoleh nantinya akan dianalisis untuk menentukan prioritas masalah kesehatan yang ada di masyarakat, sehingga dapat dirancang intervensi keperawatan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami dinamika kesehatan masyarakat. Melalui interaksi dengan warga, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, pendekatan sosial, serta keterampilan dalam melakukan pengkajian keperawatan komunitas.
Kegiatan pengkajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi kesehatan masyarakat di Dusun 3 Desa Iloditea, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata UNG dalam mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan Stase KKG ini, mahasiswa Profesi Ners FOK tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berperan aktif sebagai calon tenaga kesehatan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan keperawatan komunitas.

