Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama Internasional: Ung Dorong Peningkatan Kapasitas Dosen Muda Dan Mahasiswa Melalui Peluang Studi Di Australia

Gorontalo-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mengimplementasikan berbagai program kerja sama internasional sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Salah satu bentuk implementasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar internasional bertajuk “Study, Grow & Succeed in Australia” hasil kerja sama dengan Meridian Study, Selasa (2/6/26).

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNG tersebut menjadi wadah bagi dosen muda dan mahasiswa untuk memperoleh informasi mengenai berbagai peluang studi, beasiswa, serta pengembangan karier akademik di Australia. Seminar mendapat antusiasme tinggi dari sivitas akademika yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan tentang pendidikan internasional.

Melalui implementasi kerja sama ini, UNG berupaya membuka akses yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat daya saing global. Berbagai materi terkait sistem pendidikan Australia, peluang beasiswa, persiapan studi lanjut, hingga pengalaman belajar di lingkungan internasional disampaikan secara komprehensif kepada peserta.

Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung program internasionalisasi universitas sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dosen muda dan mahasiswa melalui jejaring kerja sama global.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul di tingkat nasional, tetapi juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan berkompetisi di tingkat internasional. Oleh karena itu, berbagai peluang yang lahir dari kerja sama internasional perlu dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika.

“Seminar ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama yang memberikan kesempatan kepada dosen muda dan mahasiswa untuk memahami berbagai peluang studi di Australia. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi mereka untuk merencanakan pendidikan lanjut dan memperluas pengalaman akademik di lingkungan internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, dosen muda maupun mahasiswa perlu mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk memanfaatkan berbagai program pendidikan dan beasiswa luar negeri sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pengembangan karier akademik dan profesional.

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pengalaman belajar di luar negeri juga diyakini mampu memperluas jejaring internasional yang berdampak positif terhadap pengembangan institusi. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam ekosistem pendidikan global akan membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta kerja sama strategis yang lebih luas.

“Ketika dosen dan mahasiswa memiliki pengalaman akademik internasional, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh fakultas dan universitas melalui terbukanya peluang kolaborasi dan pengembangan institusi yang lebih besar,” tambahnya.

Melalui implementasi kerja sama internasional ini, UNG berharap semakin banyak dosen muda dan mahasiswa yang mampu memanfaatkan peluang studi di Australia sebagai sarana peningkatan kapasitas akademik. Langkah tersebut sejalan dengan visi UNG dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi serta mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.