Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi: Fis Ung Dan Kpu Provinsi Gorontalo Jalin Kerja Sama Strategis
Gorontalo-Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo. Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan lembaga penyelenggara pemilu. Penandatanganan berlangsung pada Senin (6/7/2026).
Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNG, Zuchri Abbasusamad, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan diimplementasikan melalui berbagai program nyata yang melibatkan dosen, mahasiswa, serta jajaran KPU Provinsi Gorontalo hingga KPU kabupaten/kota.
"Ruang lingkup PKS ini dijabarkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Insyaallah kami akan menjadwalkan teman-teman dari KPU untuk mengisi ruang dan waktu yang kami sediakan pada kegiatan mahasiswa baru guna memberikan edukasi tentang kepemiluan," ujar Zuchri.
Menurutnya, pemberian edukasi kepemiluan kepada mahasiswa baru menjadi langkah strategis untuk menanamkan pemahaman mengenai demokrasi, sistem pemilu, serta pentingnya partisipasi politik sejak dini. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang kritis, sadar politik, dan berkontribusi dalam penguatan demokrasi di Indonesia.
Selain kegiatan pendidikan, implementasi kerja sama juga akan diwujudkan melalui program Praktisi Mengajar dengan menghadirkan narasumber dari KPU Provinsi Gorontalo. Program ini diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa melalui pengalaman langsung para praktisi mengenai dinamika penyelenggaraan pemilu dan isu-isu kepemiluan yang berkembang di masyarakat.
"Implementasi kerja sama ini bukan hanya paparan seremonis semata, tetapi harus ada tindak lanjut yang nyata. Ketika KPU memiliki program survei atau membutuhkan data, mari kita berkolaborasi untuk mengintervensi berbagai permasalahan melalui penelitian," tambahnya.
Lebih lanjut, Zuchri menjelaskan bahwa FIS UNG telah mengembangkan kurikulum berbasis Merdeka Belajar dengan pendekatan project based learning yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan berbagai penelitian terapan. Hasil penelitian tersebut dapat disinergikan dengan kebutuhan KPU dalam penyusunan kajian, survei, maupun rekomendasi kebijakan di bidang kepemiluan.
"Di Fakultas Ilmu Sosial terdapat pengembangan kurikulum Kampus Merdeka serta project based learning. Melalui penelitian-penelitian mini yang dilakukan mahasiswa, kami membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk KPU Provinsi Gorontalo," jelasnya.
Melalui kerja sama ini, FIS UNG berharap KPU Provinsi Gorontalo dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program kolaboratif, baik dalam bentuk penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendidikan politik, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepemiluan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu sekaligus menghasilkan berbagai kajian akademik yang inovatif dan berdampak bagi penguatan demokrasi, peningkatan literasi politik masyarakat, serta pembangunan kehidupan demokrasi yang lebih berkualitas di Provinsi Gorontalo.

