Berita

Blog Image

Implementasi Kerja Sama Pengabdian: Mahasiswa Profesi Dokter Ung Berikan Edukasi Mitigasi Gempa Dan Pertolongan Pertama Di Sekolah

Gorontalo-Sebagai bentuk implementasi kerja sama pengabdian masyarakat antara Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) dan MTsN 1 Kota Gorontalo, mahasiswa Profesi Dokter stase Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Kebencanaan (IKKB) melaksanakan kegiatan edukasi mitigasi gempa bumi dan pertolongan pertama bagi siswa di lingkungan sekolah, Kamis (18/6/26).

Kegiatan yang berlangsung di aula MTsN 1 Kota Gorontalo tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari penyampaian materi hingga sesi praktik pertolongan pertama dan simulasi penyelamatan diri saat terjadi bencana.

Program edukasi ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama pengabdian yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat sekolah dalam bidang kesehatan dan kebencanaan. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa profesi dokter, kegiatan ini juga menjadi wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa profesi dokter memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa memperoleh pengetahuan tentang pentingnya mengenali jalur evakuasi, menentukan titik kumpul yang aman, serta teknik melindungi diri ketika gempa terjadi. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan dasar pertolongan pertama, seperti teknik menghentikan perdarahan dengan bebat tekan, pemasangan bidai pada cedera tulang, serta cara melakukan evakuasi korban secara sederhana dan aman.

Wakil Dekan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mengimplementasikan kerja sama pengabdian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa profesi dokter tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik dan klinis, tetapi juga berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan dan kebencanaan. Kami berharap pengetahuan yang diberikan dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Menurutnya, pembekalan keterampilan dasar pertolongan pertama dan pemahaman mitigasi bencana sejak usia sekolah sangat penting untuk membentuk generasi yang tanggap, sigap, dan mampu mengambil tindakan yang tepat saat terjadi keadaan darurat.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Gorontalo, Dr. H. Rommy Bau, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukasi yang digagas FK UNG. Ia menilai program tersebut sangat relevan dan memberikan manfaat besar bagi peserta didik dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik langsung. Kami berharap kerja sama antara sekolah dan Fakultas Kedokteran UNG dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukatif lainnya,” ungkapnya.

Melalui implementasi kerja sama pengabdian ini, FK UNG terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya sekolah yang tangguh bencana sekaligus membangun budaya kesiapsiagaan di kalangan generasi muda melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.