Berita

Blog Image

Kerja Sama Peneliti Fmipa Ung Dan Dlhk Provinsi Gorontalo Bahas Kerentanan, Risiko, Dan Emisi Perubahan Iklim Gorontalo

Gorontalo- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan kerja sama penelitian terkait isu perubahan iklim di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari implementasi Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) antara DLHK Provinsi Gorontalo dan FMIPA UNG, yaitu:SPK Nomor 500.15.12.2/SPK/DLHK/810/XII/2025 tanggal 8 Desember 2025 tentang Pekerjaan Identifikasi Kerentanan, Risiko, dan Dampak Perubahan Iklim serta Sumber Emisi pada 18 Lokasi Pilot di Provinsi Gorontalo dan SPK Nomor 500.15.12.2/SPK/DLHK/811/XII/2025 tanggal 9 Desember 2025 tentang Pekerjaan Penyusunan Profil dan Pemetaan Kerentanan serta Emisi Gas Rumah Kaca pada 18 Lokasi Pilot di Provinsi Gorontalo.

FGD ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat metodologi, serta memperoleh masukan teknis dan substantif dari para pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan penelitian secara komprehensif dan berbasis data ilmiah. Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber:

  • Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si selaku Ketua Tim Peneliti
  • Moh. Kasim, ST, MT
  • Ahmad Zainuri, S.Pd, MT

Para narasumber memaparkan konsep dasar, pendekatan ilmiah, serta strategi identifikasi kerentanan, risiko, dan emisi gas rumah kaca yang akan diterapkan pada 18 lokasi pilot di Provinsi Gorontalo. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas kondisi wilayah, potensi dampak perubahan iklim, serta peluang penguatan kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim daerah.

Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung perencanaan pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim di Provinsi Gorontalo.

Kerja sama antara DLHK Provinsi Gorontalo dan FMIPA UNG ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menghadirkan kajian ilmiah yang dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.