Berita

Blog Image

Melalui Home Visit: Kkn Profesi Kesehatan Ung Perkuat Kerja Sama Cegah Masalah Gizi Ibu Hamil Dan Balita Di Desa Balahu

Gorontalo-Penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Sebagai wujud komitmen tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan program Home Visit Pemantauan Suplementasi Gizi Ibu Hamil dan Balita di Desa Balahu, Kabupaten Gorontalo, pada 25-26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi bersama dalam mencegah berbagai permasalahan gizi yang berpotensi memengaruhi kualitas kesehatan generasi mendatang.

Program yang berlangsung selama dua hari ini menyasar tiga dusun, yakni Dusun Balahu, Dusun Dulango, dan Dusun Basulapa. Sebanyak tujuh ibu hamil dan sepuluh balita dengan status gizi kurang menjadi sasaran utama melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan pemantauan kesehatan dapat berlangsung lebih optimal sekaligus mempererat komunikasi antara tenaga pendamping dan keluarga sasaran.

Melalui kegiatan home visit, mahasiswa melakukan pemantauan kepatuhan konsumsi suplemen bagi ibu hamil, meliputi tablet tambah darah, vitamin, dan kalsium. Selain itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan, manfaat mengonsumsi suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta menjaga kesehatan ibu sebagai upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal.

Sementara itu, pada kelompok balita, mahasiswa melakukan pemantauan pemberian vitamin A, mengidentifikasi pola makan dan kebiasaan hidup anak, serta memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak, dan langkah-langkah pencegahan masalah gizi sejak usia dini.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa dari empat program studi bidang kesehatan yang dibagi ke dalam tiga tim sesuai wilayah sasaran. Tim yang bertugas di Dusun Balahu terdiri atas dua mahasiswa, sedangkan masing-masing enam mahasiswa diterjunkan ke Dusun Dulango dan Dusun Basulapa. Seluruh tim didampingi oleh dua hingga tiga kader kesehatan desa yang berperan sebagai mitra dalam memfasilitasi komunikasi dengan masyarakat, melakukan pendampingan selama kunjungan, serta memperkuat koordinasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan keluarga sasaran.

Kerja sama yang terjalin antara mahasiswa KKN-PK UNG, kader kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program ini. Melalui pendampingan secara langsung, masyarakat menyambut kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam proses pemantauan kesehatan. Para ibu juga memanfaatkan kunjungan tersebut sebagai ruang konsultasi untuk menyampaikan berbagai kendala terkait kehamilan, kepatuhan mengonsumsi suplemen, hingga tantangan dalam memenuhi kebutuhan gizi balita.

Pendekatan dari rumah ke rumah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kondisi kesehatan setiap keluarga secara lebih komprehensif. Edukasi yang diberikan pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen, memperbaiki praktik pemberian makan balita, serta mendorong keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang mengedepankan pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG tidak hanya memperkuat pemantauan kesehatan ibu dan balita di tingkat desa, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, pencegahan anemia pada ibu hamil, serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui kerja sama yang erat antara Universitas Negeri Gorontalo, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat, program Home Visit Pemantauan Suplementasi Gizi Ibu Hamil dan Balita di Desa Balahu diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. Sinergi tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi, memperkuat pencegahan masalah kesehatan sejak dini, serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.