Dorong Penguatan Kolaborasi Akademik: Mahasiswa Kedokteran Ung Ujian Uknpdpd 2026 Di Fk Unsrat
Gorontalo-Lima mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) mengikuti Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter (UKNPDPD) 2026 yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK UNSRAT), Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (29/8/26).
Keikutsertaan lima mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD 2026 menjadi salah satu wujud implementasi kerja sama akademik antara FK UNG dan FK UNSRAT. Kolaborasi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi dalam lingkungan pendidikan kedokteran yang melibatkan institusi mitra.
Selain menjadi bentuk nyata dari pelaksanaan kerja sama antarinstitusi, keikutsertaan dalam UKNPDPD juga merupakan bagian penting dari tahapan akhir pendidikan profesi dokter. Uji kompetensi nasional ini dirancang untuk memastikan peserta didik profesi dokter memiliki kompetensi sesuai standar yang telah ditetapkan secara nasional sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya sebagai dokter.
Rangkaian pelaksanaan UKNPDPD diawali dengan briefing peserta. Kegiatan tersebut menjadi tahap persiapan bagi peserta sebelum mengikuti ujian Computer-Based Test (CBT). Pada tahap CBT, mahasiswa diuji melalui soal-soal berbasis komputer yang mencakup berbagai aspek kompetensi kedokteran, termasuk pengetahuan klinis, penalaran klinis, kemampuan diagnosis, serta pengambilan keputusan berdasarkan berbagai skenario kasus medis.
Setelah menyelesaikan tahapan CBT, rangkaian UKNPDPD dilanjutkan dengan persiapan menuju ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Briefing persiapan OSCE dilaksanakan sebagai pembekalan teknis bagi peserta sebelum menghadapi ujian keterampilan klinis. Pelaksanakaan ujian OSCE akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pada tahapan OSCE, peserta akan menghadapi sejumlah station terstandar untuk menilai kemampuan keterampilan klinis secara langsung. Kompetensi yang dinilai meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, komunikasi dokter-pasien, interpretasi hasil pemeriksaan, penegakan diagnosis, hingga tindakan klinis sesuai standar kompetensi dokter.
Pelaksanaan UKNPDPD menjadi salah satu instrumen penting dalam sistem penjaminan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia. Melalui ujian yang dilaksanakan secara terstandar, kemampuan lulusan dari berbagai institusi pendidikan kedokteran dapat dievaluasi berdasarkan standar kompetensi yang sama.
Bagi FK UNG, keterlibatan mahasiswa dalam UKNPDPD 2026 di FK UNSRAT tidak hanya menjadi bagian dari proses evaluasi kompetensi, tetapi juga mencerminkan pemanfaatan kerja sama antarinstitusi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kehadiran mahasiswa FK UNG di institusi mitra menjadi bentuk implementasi kerja sama yang diarahkan pada kegiatan akademik yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam UKNPDPD merupakan bagian penting dari proses pendidikan profesi dokter sekaligus bentuk komitmen FK UNG terhadap peningkatan mutu lulusan.
“UKNPDPD menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan mahasiswa profesi dokter sebelum memasuki dunia pelayanan kesehatan. Kami berharap seluruh mahasiswa FK UNG dapat mengikuti setiap tahapan dengan optimal dan menunjukkan kompetensi terbaiknya,” ujarnya.
Pelaksanaan UKNPDPD di FK UNSRAT juga menjadi momentum bagi mahasiswa FK UNG untuk menunjukkan hasil pembelajaran yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan akademik dan profesi. Persiapan yang dilakukan sejak tahap briefing hingga pelaksanaan CBT dan OSCE diharapkan dapat memberikan bekal yang optimal bagi peserta dalam menghadapi seluruh rangkaian ujian.
Melalui kegiatan tersebut, kerja sama antara FK UNG dan FK UNSRAT diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap penguatan mutu pendidikan kedokteran. Implementasi kerja sama melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik juga menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih luas dan mendukung pengembangan kompetensi calon dokter.
Keikutsertaan lima mahasiswa FK UNG dalam UKNPDPD 2026 sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

