Hasil Kolaborasi Riset, Lppm Ung Resmi Hadirkan Pohalaa Tingkatkan Transparansi Dan Akses Publik
Gorontalo - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNG resmi meluncurkan aplikasi POHALAA (Portal Diseminasi Hasil dan Luaran Penelitian dan Pengabdian) sebagai hasil kolaborasi riset dan pengembangan sistem yang bertujuan meningkatkan transparansi serta akses publik terhadap luaran penelitian dan pengabdian. Peluncuran dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026 secara daring melalui Zoom dan dihadiri pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, serta tim pengembang.
Aplikasi POHALAA dapat diakses melalui https://pohalaa.ung.ac.id/ dan dikembangkan berbasis platform manajemen konferensi akademik open-source Leconfe (lisensi GNU-GPL) yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan seluruh siklus kegiatan ilmiah, mulai dari pendaftaran, pengumpulan makalah, proses peer review, hingga publikasi prosiding. Platform ini dikembangkan oleh Open Synergic.
Hadirnya POHALAA menjadi bagian dari implementasi nyata transformasi digital tata kelola penelitian dan pengabdian di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo. Melalui sistem terintegrasi ini, dosen, peneliti, dan mahasiswa dapat mendokumentasikan, mengelola, serta mendiseminasikan luaran akademik secara lebih sistematis, akuntabel, dan mudah diakses publik.
Sekretaris LPPM UNG, Dr. Hasan S. Panigoro, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa POHALAA merupakan inovasi digital yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat akuntabilitas proses penelitian dan pengabdian. “POHALAA hadir sebagai solusi terintegrasi untuk mendokumentasikan, memantau, dan mempublikasikan luaran penelitian dan pengabdian secara terpusat. Dengan sistem ini, transparansi dan akses publik terhadap karya ilmiah akan semakin terbuka,” ujarnya.
Melalui peluncuran ini, LPPM mendorong seluruh dosen untuk aktif memanfaatkan platform tersebut guna meningkatkan visibilitas karya ilmiah serta memperluas dampak kontribusi kepada masyarakat. Kegiatan launching turut diisi dengan sesi demonstrasi penggunaan aplikasi dan diskusi interaktif yang menunjukkan antusiasme peserta terhadap inovasi digital tersebut.
Ke depan, LPPM akan menyelenggarakan pelatihan teknis dan pendampingan guna memastikan optimalisasi pemanfaatan POHALAA di seluruh unit kerja. Peluncuran aplikasi ini menegaskan komitmen institusi dalam menghadirkan tata kelola penelitian dan pengabdian yang modern, transparan, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat akses publik terhadap hasil-hasil riset kampus.

