Implementasi Kerja Sama: Ung Wujudkan Transformasi Digital Mitigasi Bencana Kesehatan Di Hutadaa
Gorontalo-Upaya implementasi kerja sama dalam mendukung transformasi digital di bidang kesehatan terus dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melalui pengembangan sistem mitigasi bencana kesehatan berbasis teknologi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan unsur pemerintah kecamatan, FK UNG menggelar sosialisasi pengembangan sistem mitigasi bencana kesehatan masyarakat berbasis digital menggunakan teknologi QR Code di Desa Hutadaa, Kabupaten Gorontalo, Senin (20/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Desa Hutadaa ini menjadi bagian dari implementasi nyata kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung transformasi digital di sektor kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan akademisi, di antaranya Camat Telaga Jaya, Ronal Mertiarto Abdini, S.Pd., M.M., Kepala Desa Hutadaa yang diwakili oleh Sekretaris Desa NurAin Jasin, S.E., serta jajaran FK UNG yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes. Turut hadir pula dosen FK UNG, kader kesehatan, serta masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam sambutannya, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama FK UNG dalam mewujudkan transformasi digital mitigasi bencana kesehatan, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Desa Hutadaa.
“Melalui kerja sama ini, kami berupaya menghadirkan inovasi digital yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pada bulan Juni mendatang, kami juga akan melaksanakan simulasi bencana banjir bersama tim Basarnas dan mahasiswa stase Ilmu Kedokteran Kegawatdaruratan dan Bencana (IKKB) profesi dokter sebagai bentuk implementasi lanjutan dari program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Telaga Jaya menyampaikan bahwa Desa Hutadaa hingga saat ini menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Gorontalo yang menjalin kerja sama aktif dengan FK UNG dalam penguatan sistem kesehatan masyarakat berbasis mitigasi bencana. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan seperti FK UNG menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi digital di tingkat desa, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat,” ungkapnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh dosen FK UNG, Sitty Fadhilla Fitrianty Lahay, M.K.M., yang memaparkan konsep sistem mitigasi bencana kesehatan berbasis QR Code sebagai bagian dari inovasi digital dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui sistem ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi penting seperti panduan kesehatan darurat, data kontak layanan kesehatan, serta langkah-langkah penanganan awal saat terjadi bencana hanya dengan memindai kode yang telah disediakan.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam mitigasi bencana kesehatan. Kader kesehatan desa diharapkan menjadi ujung tombak dalam implementasi sistem ini di tingkat komunitas, sehingga manfaat teknologi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Melalui implementasi kerja sama ini, FK UNG menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong transformasi digital dan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi teknologi serta kolaborasi lintas sektor.

