Berita

Blog Image

Kolaborasi Ung–Polres Bone Bolango Hadirkan Edukasi Hukum Pencegahan Kekerasan Seksual Anak

Gorontalo-Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (FH UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi bersama Polres Bone Bolango dalam kegiatan edukasi hukum pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.

Melalui Seksi Hukum Polres Bone Bolango, kegiatan penyuluhan hukum tersebut dijadwalkan berlangsung di Kantor Desa Huntu Selatan, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Senin (4/5/26). 

Kegiatan ini mengangkat tema “Peran Masyarakat dalam Mencegah Kekerasan Seksual yang Terjadi kepada Anak” sebagai bentuk upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak.

Dalam kegiatan tersebut, dosen Fakultas Hukum UNG, Hasniah, S.HI., M.H., M.A., CLA., dipercaya menjadi pemateri utama. Penunjukan tersebut menjadi bentuk implementasi kerja sama dan sinergi antara UNG dan Polres Bone Bolango dalam menghadirkan edukasi hukum yang menyentuh langsung masyarakat.

Keterlibatan akademisi FH UNG dalam penyuluhan ini menunjukkan kepercayaan institusi eksternal terhadap kompetensi dosen UNG dalam memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, khususnya terkait pencegahan kekerasan seksual anak yang saat ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Bagi FH UNG, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun budaya sadar hukum di lingkungan masyarakat desa. Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan mampu memahami pentingnya perlindungan anak, mengenali bentuk-bentuk kekerasan seksual, serta meningkatkan peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kolaborasi antara UNG dan Polres Bone Bolango ini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan edukasi hukum yang preventif dan berkelanjutan. Kehadiran perguruan tinggi bersama aparat penegak hukum di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam menekan angka kekerasan seksual terhadap anak.

Dengan keterlibatan aktif dosen dalam berbagai program pengabdian masyarakat, FH UNG terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan hukum yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial dan hukum yang berkembang di masyarakat.