Kolaborasi Kkn-Pk Ung Hadirkan Kartu Pintar Genting, Dorong Deteksi Dini Risiko Kehamilan Di Biawao
Gorontalo-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan inovasi Kartu Pintar GENTING (Gerakan Skrining dan Edukasi Ibu Hamil Risiko Tinggi) sebagai bagian dari upaya mendorong deteksi dini risiko kehamilan sekaligus memperkuat peran kader kesehatan di Kelurahan Biawao, Kota Gorontalo.
Program yang dilaksanakan pada 6-7 Agustus 2026 ini merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK UNG, kader kesehatan Kelurahan Biawao, dan Puskesmas Kota Selatan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mengenali faktor risiko kehamilan serta melakukan skrining awal terhadap ibu hamil di lingkungan masyarakat.
Kartu Pintar GENTING dirancang sebagai media pendukung yang praktis bagi kader dalam melaksanakan skrining dan memberikan edukasi kepada ibu hamil. Kartu tersebut dilengkapi dengan QR Code yang dapat digunakan untuk mengakses informasi dan panduan mengenai skrining ibu hamil risiko tinggi, edukasi kesehatan kehamilan, serta informasi pelayanan posyandu.
Melalui pelatihan yang diberikan, kader mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi, berbagai faktor risiko yang perlu diperhatikan, tata cara melakukan skrining, hingga langkah tindak lanjut apabila ditemukan ibu hamil yang memiliki faktor risiko.
Ketua KKN-PK UNG, Apriyanto Yusuf, menyampaikan bahwa kehadiran Kartu Pintar GENTING diharapkan dapat menjadi media yang membantu kader dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
“Melalui Kartu Pintar GENTING, kami berharap kader dapat lebih mudah melakukan skrining dan memberikan edukasi kepada ibu hamil. Kami ingin menghadirkan media yang sederhana, praktis, dan dapat digunakan kader dalam mendukung deteksi dini ibu hamil risiko tinggi,” ujar Apriyanto Yusuf.
Selain pelatihan secara langsung, mahasiswa KKN-PK UNG juga melakukan home visit kepada kader yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan pelatihan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan Kartu Pintar GENTING dapat diterima secara merata oleh para kader.
Pelaksanaan program ini mendapat dukungan dari Puskesmas Kota Selatan sebagai mitra dalam kegiatan. Kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK UNG, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya deteksi dini risiko kehamilan sekaligus meningkatkan keterlibatan kader dalam pelayanan kesehatan di masyarakat.
Melalui GENTING, kader didorong untuk tidak hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam melakukan skrining, memberikan edukasi, serta mengarahkan ibu hamil yang ditemukan memiliki faktor risiko untuk memperoleh tindak lanjut dari tenaga kesehatan.
Kehadiran Kartu Pintar GENTING di Kelurahan Biawao diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kader dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang terbangun, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini risiko kehamilan serta mendukung penguatan pelayanan kesehatan ibu di tingkat masyarakat.

