Implementasi Kerja Sama Strategis: Sat Binmas Polresta Gorontalo Kota Dan Ung Gelar Fgd Bahaya Narkoba Untuk Mahasiswa
Gorontalo-Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Gorontalo Kota dengan tema “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba serta Modus Operandi Penyebarannya.” Kegiatan berlangsung di Aula Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Rabu (17/6/26).
FGD tersebut merupakan implementasi kerja sama strategis antara Polresta Gorontalo Kota dan Universitas Negeri Gorontalo dalam upaya meningkatkan edukasi serta kesadaran mahasiswa terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung program pencegahan narkoba di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta berbagai modus operandi yang kerap digunakan dalam peredarannya. Selain itu, peserta juga diajak memahami strategi pencegahan, pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat, dan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi positif kepada masyarakat.
Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG, Tri Septian Maksum, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini sangat relevan dengan upaya pencegahan berbagai masalah kesehatan masyarakat, khususnya dalam melindungi mahasiswa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
“FGD ini menjadi ruang edukasi yang sangat penting bagi mahasiswa, karena penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kesehatan masyarakat yang berdampak luas terhadap kualitas hidup, produktivitas, dan masa depan generasi muda. Mahasiswa perlu memahami bahaya narkoba sekaligus mengenali berbagai modus penyebarannya agar dapat lebih waspada dan mampu melindungi diri maupun lingkungannya,” ujar Tri.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat kepolisian merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif serta memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus.
“Kami mengapresiasi Sat Binmas Polresta Gorontalo Kota yang telah hadir memberikan edukasi kepada mahasiswa. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi mampu memperkuat komitmen mahasiswa untuk menjadi pelopor hidup sehat, menjauhi narkoba, serta turut menyebarkan pesan-pesan pencegahan di lingkungan kampus maupun masyarakat,” tambahnya.
FGD berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan muncul terkait cara mengenali indikasi penyalahgunaan narkoba, pola peredarannya, hingga langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan dugaan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan kapasitas mahasiswa sebagai generasi muda yang sehat, produktif, dan berintegritas.

