Gorontalo-Fakultas Teknik
Universitas Negeri Gorontalo (FT UNG) terus membuka ruang kolaborasi dan
pembelajaran bagi satuan pendidikan menengah kejuruan sebagai bagian dari upaya
memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui
penerimaan kunjungan studi tiru dari SMK Negeri 1 Pulubala di Jurusan Teknik
Industri FT UNG, Rabu (16/9/26).
Sebanyak 20 siswa Jurusan Teknik
Sepeda Motor SMK Negeri 1 Pulubala mengikuti kegiatan studi tiru yang
berlangsung di Laboratorium Teknik Industri. Kegiatan tersebut turut didampingi
sejumlah guru, yakni Kepala SMK Negeri 1 Pulubala Ahmad, S.Pd., M.Si., Wakil
Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Adnan Husain, S.Pd., Pembina OSIS Rinaldi
Usman, S.Pt., Wakil Ketua Jurusan Sutrisno Adi Saputra Ayuba, S.Pd., serta wali
kelas Irfan Anunu, S.Pd. dan Siti Chairun Nissa Biki, S.Pd.
Rombongan SMK Negeri 1 Pulubala
disambut oleh pengelola Jurusan Teknik Industri bersama pihak Laboratorium
Teknik Industri FT UNG. Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Teknik Industri
mengapresiasi pelaksanaan kegiatan studi tiru yang telah dilakukan secara rutin
dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, kegiatan tersebut
menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara pendidikan menengah
kejuruan dan perguruan tinggi. Melalui kunjungan langsung ke lingkungan kampus
dan laboratorium, siswa dapat memperoleh gambaran lebih luas mengenai proses
pembelajaran, penerapan ilmu Teknik Industri, serta berbagai fasilitas yang
mendukung kegiatan akademik dan praktik.
“Studi tiru ini menjadi sarana bagi
siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi, khususnya Jurusan
Teknik Industri dan fasilitas laboratorium yang dimiliki. Kami berharap
kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan
kerja sama di bidang pendidikan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para
siswa berkesempatan mengenal berbagai fasilitas di Laboratorium Teknik Industri
serta melihat secara langsung kegiatan pembelajaran dan praktik yang
dilaksanakan. Siswa juga memperoleh wawasan mengenai sistem kelistrikan, sistem
sepeda motor, permesinan bubut, hingga bidang otomotif yang berkaitan dengan
kompetensi kejuruan mereka.
Para peserta didik menyambut
antusias kegiatan tersebut. Mereka menilai kunjungan ke lingkungan perguruan
tinggi memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas wawasan mengenai
pembelajaran dan dunia teknologi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi
motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kompetensi serta mempertimbangkan
pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
Dari pihak sekolah, perwakilan guru
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Fakultas Teknik UNG, khususnya
Jurusan Teknik Industri, atas sambutan serta kesempatan yang diberikan kepada
siswa dan guru dalam mengikuti kegiatan studi tiru tersebut.
Menurutnya, kunjungan ini memberikan
pengalaman dan pengetahuan baru, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru,
terutama dalam mengenal lingkungan perguruan tinggi, fasilitas laboratorium,
serta berbagai aktivitas akademik yang dapat mendukung pengembangan kompetensi
siswa.
Pihak sekolah berharap hubungan baik
yang selama ini terjalin antara SMK Negeri 1 Pulubala dan UNG dapat terus
dipertahankan dan dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan bersama di
bidang pendidikan.
Bagi Jurusan Teknik Industri FT UNG,
kegiatan studi tiru ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan keilmuan,
fasilitas, serta lingkungan akademik perguruan tinggi kepada siswa SMK.
Interaksi antara dosen, guru, dan peserta didik diharapkan dapat memperkuat
pemahaman mengenai keterkaitan antara kompetensi yang dikembangkan di sekolah
dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan dunia kerja.
Melalui kegiatan tersebut, Fakultas
Teknik UNG dan SMK Negeri 1 Pulubala diharapkan dapat terus memperkuat sinergi
melalui berbagai program kolaboratif. Ke depan, hubungan yang telah terjalin
tidak hanya menjadi kegiatan kunjungan, tetapi dapat berkembang menjadi kerja
sama pendidikan yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung penguatan
pendidikan vokasi dan pengembangan kompetensi generasi muda di Gorontalo.