Update Terkini

Berita

IMPLEMENTASI KERJA SAMA: KKN-PK UNG DESA BUHU HADIRKAN KALPINTAR BUMIL UNTUK DETEKSI DINI RISIKO KEHAMILAN DAN PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS
Umum
Umum 18 Aug 2026 0 dilihat

IMPLEMENTASI KERJA SAMA: KKN-PK UNG DESA BUHU HADIRKAN KALPINTAR BUMIL UNTUK DETEKSI DINI RISIKO KEHAMILAN DAN PENDAMPINGAN PSIKOLOGIS

Gorontalo-mplementasi kerja sama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan pemerintah desa terus diwujudkan melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) UNG di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, melalui edukasi deteksi dini risiko kehamilan dan pendampingan psikologis bagi ibu hamil.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Buhu tersebut memanfaatkan kegiatan Posyandu sebagai ruang edukasi dan interaksi langsung dengan masyarakat. Kegiatan diikuti oleh ibu hamil dan kader kesehatan serta turut dihadiri Sekretaris Desa Buhu, Febrianti Lajambar, S.Pd.

 

Dalam implementasi kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG memperkenalkan KALPINTAR Bumil (Kalender Pintar Kehamilan) sebagai media edukasi sekaligus pemantauan kondisi kehamilan. Media ini dirancang untuk membantu ibu hamil memahami perkembangan kehamilan, mengenali faktor dan tanda-tanda bahaya, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengambil langkah yang tepat ketika ditemukan kondisi berisiko.

 

Sekretaris Desa Buhu, Febrianti Lajambar, S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa KKN-PK UNG yang menghadirkan media edukasi tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan ibu dan kehamilan.

 

Menurutnya, media edukasi yang praktis dan mudah dipahami dapat membantu ibu hamil memperoleh informasi serta melakukan pemantauan kondisi kehamilan dengan lebih baik. Hal tersebut dinilai penting mengingat terdapat ibu hamil di Desa Buhu yang masuk dalam kelompok risiko tinggi, termasuk yang berkaitan dengan faktor usia.

 

“Dengan adanya KALPINTAR Bumil, diharapkan ibu hamil dapat semakin memahami kondisi kehamilannya, meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko, dan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menemukan tanda-tanda bahaya,” pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

 

Selain memperkenalkan KALPINTAR Bumil, mahasiswa KKN-PK UNG juga memberikan edukasi mengenai kesehatan ibu hamil, faktor risiko kehamilan, serta berbagai tanda bahaya yang perlu dikenali sejak dini. Materi disampaikan secara komunikatif agar dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil maupun kader kesehatan yang nantinya dapat turut berperan dalam pemantauan di lingkungan masyarakat.

 

Implementasi kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik. Mahasiswa KKN-PK UNG turut memberikan pendampingan psikologis dengan mengedukasi peserta mengenai berbagai kondisi dan permasalahan psikologis yang dapat muncul selama masa kehamilan.

 

Pendekatan tersebut dilakukan untuk mendorong ibu hamil agar memperhatikan keseimbangan antara kesehatan fisik dan kesiapan psikologis. Dukungan psikologis yang memadai diharapkan dapat membantu ibu hamil menghadapi perubahan selama kehamilan dengan lebih baik serta meningkatkan kesiapan dalam menjalani proses kehamilan dan persalinan.

 

Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa memanfaatkan media audiovisual melalui pemutaran video edukasi. Materi yang ditampilkan mencakup tata cara pengisian KALPINTAR Bumil, deteksi dini risiko kehamilan, serta pengenalan dan pemantauan tanda-tanda bahaya selama kehamilan.

 

Pemanfaatan media audiovisual memberikan gambaran praktis kepada peserta sehingga materi tidak hanya diterima secara teoritis, tetapi juga dapat dipahami melalui contoh dan visualisasi yang lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan mengenai risiko kehamilan, tanda-tanda bahaya, penggunaan KALPINTAR Bumil, hingga berbagai kondisi psikologis yang dapat dialami selama masa kehamilan.

 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG mendorong penguatan peran ibu hamil dan kader kesehatan dalam melakukan pemantauan kehamilan secara berkelanjutan. Pengetahuan mengenai faktor risiko dan tanda bahaya diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali kondisi berisiko lebih awal sehingga ibu hamil dapat segera berkonsultasi dan memperoleh penanganan dari tenaga kesehatan.

 

Implementasi kerja sama ini sekaligus menjadi wujud kontribusi UNG melalui program KKN-PK dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa. Kolaborasi dengan pemerintah Desa Buhu melalui kegiatan Posyandu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan kehamilan.

 

Dengan mengintegrasikan edukasi, pemanfaatan KALPINTAR Bumil, deteksi dini risiko kehamilan, serta pendampingan psikologis, kegiatan KKN-PK UNG di Desa Buhu diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi ibu hamil dan kader kesehatan serta mendukung penguatan upaya promotif dan preventif kesehatan ibu di tingkat masyarakat.