Gorontalo-Mahasiswa
Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo
(UNG) bersama kader Posyandu Desa Tolotio, Kabupaten Gorontalo,
mengimplementasikan kerja sama dalam mendekatkan pelayanan kesehatan dasar
kepada masyarakat melalui kegiatan Mini Posyandu bagi ibu hamil, Rabu (19/8/26).
Kegiatan yang
berlangsung pukul 10.00 hingga 13.00 WITA tersebut dilaksanakan dengan
pendekatan pelayanan langsung dari rumah ke rumah. Sebanyak 12 ibu hamil di
Desa Tolotio menjadi peserta dalam kegiatan yang dirancang untuk memberikan
pelayanan kesehatan sekaligus edukasi secara lebih dekat dengan lingkungan
tempat tinggal masyarakat.
Implementasi kerja sama
ini mempertemukan peran mahasiswa KKN-PK UNG dengan kader Posyandu dalam
memberikan pendampingan kepada ibu hamil. Mahasiswa bersama kader melakukan
kunjungan ke rumah peserta, pendataan, pemantauan kondisi kesehatan, serta
memberikan edukasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing ibu hamil.
Koordinator Desa KKN-PK
UNG menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa
dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
“Kegiatan ini kami
laksanakan bagi seluruh ibu hamil yang ada di Desa Tolotio dengan memberikan
pelayanan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan
dasar kepada masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan Mini
Posyandu diawali dengan kunjungan ke rumah ibu hamil yang sebelumnya telah
terdata oleh kader Posyandu. Mahasiswa KKN-PK UNG bersama kader menggali
informasi mengenai kondisi kehamilan serta keluhan yang dirasakan peserta.
Selanjutnya, dilakukan pemantauan kondisi kesehatan melalui sejumlah
pemeriksaan sebagai bagian dari skrining kesehatan.
Pemeriksaan yang
diberikan meliputi tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Hasil pemeriksaan menjadi informasi awal untuk membantu mengenali kondisi
kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut. Apabila ditemukan keluhan
atau hasil pemeriksaan yang memerlukan penanganan, peserta diarahkan untuk
berkonsultasi dan memperoleh pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan
kesehatan.
Selain pemeriksaan
kesehatan, mahasiswa KKN-PK UNG dan kader Posyandu juga memberikan edukasi
mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan, penerapan pola
hidup sehat, kecukupan waktu istirahat, serta pemeriksaan kehamilan secara
rutin.
Edukasi turut mencakup
pemahaman mengenai tanda-tanda selama kehamilan yang perlu segera
dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Penyampaian dilakukan secara
komunikatif sehingga ibu hamil dapat menyampaikan pertanyaan maupun keluhan
yang dialami selama masa kehamilan.
Pendekatan pelayanan
dari rumah ke rumah menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi peserta untuk
berdiskusi mengenai kondisi kehamilan. Kolaborasi mahasiswa KKN-PK UNG dan
kader Posyandu juga memungkinkan pemantauan dilakukan secara lebih dekat
sekaligus memperkuat peran kader dalam mendampingi kesehatan ibu hamil di
tingkat desa.
Bagi mahasiswa KKN-PK
UNG, kegiatan Mini Posyandu menjadi bagian dari implementasi keilmuan kesehatan
di tengah masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Sementara bagi
kader Posyandu, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk penguatan
pendampingan dan pemantauan kesehatan ibu hamil secara berkelanjutan.
Melalui implementasi
kerja sama tersebut, KKN-PK UNG bersama kader Posyandu berharap ibu hamil di
Desa Tolotio semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan,
melakukan pemeriksaan secara berkala, serta lebih aktif memantau kondisi
kesehatan diri dan janinnya.